Terkuak Pesan Singkat Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Densus Lacak Nomor WA Peneror
Ferdinand Waskita Suryacahya July 13, 2026 02:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Terkuak pesan singkat yang berisi ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) pagi.

Pesan singkat itu dikirimkan peneror bom kepada staf Tata Usaha (TU) dan guru SDN Srengseng Sawah 15 sekira pukul 06.28 WIB.

Pesan itu dikirim dalam huruf kapiral sebanyak dua kali.

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA. DIHARAP BERSIAP-SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK...!!!!” tulis pesan tersebut dikutip dari Kompas.com.

Kemudian, pengirim pesan itu menelpon guru tersebut berselang 10 menit. Namun, telepon itu tidak diangkat.

Lalu, satu jam kemudian, orang itu kembali mengirimkan pesan, mengatakan bahwa dia tengah mengawasi sekolah.

“Kami pantau dari wilayah TKP. Bersiap hitung 10 menit dari belakang. Akan rata semuanya,” tulis pesan lanjutan. Pesan berikutnya berisi permintaan agar pihak sekolah tidak melapor ke polisi. 

“Jangan coba-coba Anda lapor police. Saya tahu di sana ada pak RT untuk apa,” tulis pesan dari peneror.

Pesan itu kemudian diteruskan ke pihak kepolisian saat upacara hari pertama masuk sekolah tengah berlangsung. 

Sembari menunggu polisi datang, upacara dilanjutkan sampai selesai. 

Lalu anak-anak diperbolehkan mengambil tas masing-masing dari kelas untuk selanjutnya dibawa pulang oleh orang tua yang sejak awal menunggu di depan pagar. 

Saat ini polisi masih menyisir seuruh area sekolah. 

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas pengirim pesan melalui nomor telepon yang digunakan.

Densus 88 Lacak Nomor WA

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemprov DKI langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Saat ini proses pelacakan terhadap nomor pengirim pesan ancaman dilakukan secara paralel oleh Densus 88,” ucap Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Cyril Raoul Hakim dalam keterangannya.

Politikus PDIP yang akrab disapa Chico Hakim ini menegaskan keselamatan siswa menjadi prioritas utama dalam penanganan peristiwa tersebut.

“Pemprov DKI Jakarta mengutamakan keselamatan seluruh anak didik dan civitas akademika. Situasi saat ini terkendali dan proses penanganan terus berjalan,” ujarnya.

Ia menyebut, langkah cepat yang dilakukan seluruh pihak bertujuan memastikan tidak ada risiko terhadap siswa maupun tenaga pendidik selama proses pemeriksaan berlangsung.

Pemprov DKI Jakarta memastikan akan terus memantau proses penanganan yang dilakukan aparat kepolisian hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan secara transparan kepada masyarakat. Kami mohon dukungan dan doa agar proses ini berjalan lancar dan sekolah dapat kembali aman untuk kegiatan pembelajaran,” kata Chico.

Berita Lainnya

  • Baca juga: BREAKING NEWS Hari Pertama Sekolah SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus Dikerahkan

  • Baca juga: Cerita Para Ayah di Jaksel: Rela Izin Telat Kerja Demi Antar Anak Hari Pertama Sekolah

  • Baca juga: Cerita Hari Pertama Siswa SLB Jalani MPLS: Ada yang Minta Pulang, Kaget Pertama Tiba di Sekolah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.