TRIBUNJOGJA.COM - Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu kegiatan yang hampir selalu dijalani mahasiswa sebelum lulus.
Dalam program ini, mahasiswa akan tinggal di suatu daerah selama beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk mengabdi kepada masyarakat sekaligus menjalankan berbagai program kerja.
Lokasi KKN pun biasanya tidak berada di sekitar kampus. Mahasiswa akan dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditempatkan di berbagai desa atau wilayah sesuai dengan kebijakan masing-masing universitas.
Karena harus tinggal bersama dalam waktu yang cukup lama, urusan memasak seringkali menjadi tantangan tersendiri.
Selain harus memikirkan menu yang enak, mahasiswa juga perlu mempertimbangkan biaya hingga bahan makanan yang mudah didapat di sekitar lokasi KKN.
Tidak sedikit kelompok yang akhirnya kehabisan ide dan memilih memasak menu yang itu-itu saja.
Padahal, dengan sedikit variasi, menu makan selama KKN tetap bisa hemat sekaligus mengenyangkan. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah membuat jadwal menu mingguan yang nantinya tinggal diulang setiap pekan.
Cara ini membuat belanja lebih teratur, mengurangi makanan terbuang, dan anggota kelompok pun tidak mudah bosan.
Berikut ide menu masakan untuk anak KKN yang bisa dijadikan inspirasi selama satu minggu.
1. Senin
Awal pekan bisa dimulai dengan menu berbahan dasar tempe dan tahu yang terkenal murah, mudah diolah, tetapi tetap mengenyangkan.
Sarapan: Nasi goreng kampung dengan telur dadar iris.
Makan siang: Orek tempe kering, sayur bening bayam, dan tahu goreng.
Makan malam: Tumis tauge dengan tahu sutra atau tahu pong, lengkap dengan kerupuk.
2. Selasa
Telur menjadi salah satu bahan makanan yang paling praktis saat KKN karena bisa diolah menjadi berbagai macam menu.
Sarapan: Telur dadar gulung atau telur mata sapi dengan sambal korek.
Makan siang: Sayur asem, tempe mendoan, dan sambal terasi.
Makan malam: Telur balado atau telur kecap dengan tumis sawi hijau.
3. Rabu
Setelah menjalani berbagai program kerja selama beberapa hari, tubuh membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi. Menu ayam bisa menjadi pilihan.
Sarapan: Bubur ayam instan yang ditambah suwiran ayam atau telur rebus. Alternatif lainnya adalah nasi uduk yang dimasak menggunakan rice cooker.
Makan siang: Ayam goreng lengkuas atau ayam bakar teflon dengan lalapan dan sambal bawang.
Makan malam: Sup ayam makaroni yang hangat ditemani perkedel kentang atau tahu.
4. Kamis
Kalau sedang ingin memasak cepat, berbagai menu tumisan bisa menjadi solusi.
Sarapan: Roti bakar atau nasi gila sederhana berisi sosis, bakso, dan telur orak-arik.
Makan siang: Tumis kacang panjang, tempe, dan tongkol suwir pedas.
Makan malam: Capcay sayur dengan tambahan bakso atau sosis serta kerupuk.
5. Jumat
Tak harus selalu membeli ikan mahal. Beberapa olahan seafood sederhana juga cocok dijadikan lauk selama KKN.
Sarapan: Omelet mie atau mie goreng telur yang ditambah sawi.
Makan siang: Ikan pindang goreng tepung atau balado dengan sayur lodeh.
Makan malam: Sambal goreng teri kacang yang bisa dibuat dalam jumlah banyak sebagai stok, ditemani tumis kangkung.
6. Sabtu
Saat akhir pekan, mahasiswa biasanya mulai mencari menu yang lebih santai tetapi tetap mengenyangkan.
Sarapan: Bihun goreng sayuran.
Makan siang: Bakwan sayur dengan soto ayam bening atau Soto Madura menggunakan bumbu instan.
Makan malam: Mie tek-tek kuah atau goreng dengan tambahan telur dan kol yang lebih banyak.
7. Minggu
Hari libur bisa dimanfaatkan untuk memasak menu yang lebih santai sekaligus menghabiskan bahan makanan yang masih tersisa di kulkas agar tidak terbuang.
Sarapan: Nasi Kuning dengan lauk orek tempe, telur dadar, dan juga perkedel
Makan siang: Gado-gado atau lotek dengan memanfaatkan sisa sayuran yang masih ada. Tinggal tambahkan bumbu pecel instan agar lebih praktis.
Makan malam: Sarden kaleng yang dimasak kembali bersama irisan cabai, bawang, dan tomat agar rasanya lebih segar, lalu disajikan dengan telur dadar.
(MG ABIL PRAMUDYA)