Hari Pertama MPLS, Siswa SDN Kenari 07-08 Diajarkan Pilah Sampah Sejak Dini
Dian Anditya Mutiara July 13, 2026 02:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Kenari 07 dan SDN Kenari 08, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah.

Selama lima hari pelaksanaan, siswa baru juga dibekali edukasi pilah sampah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini

Kepala SDN Kenari 07, Casrun, mengatakan kegiatan MPLS berlangsung pada 13-17 Juli 2026 dengan berbagai materi yang telah disusun untuk mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan kebiasaan positif kepada peserta didik.

"Selama MPLS nanti ada berbagai kegiatan, salah satunya pilah sampah. Selain itu juga ada penanaman karakter melalui program Gerakan 7 Anak Indonesia Hebat, seperti membiasakan bangun pagi, makan sehat, hingga tidur tepat waktu," ujar Casrun saat ditemui di SDN Kenari 07-08, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Hari Ini MPLS di Jakarta Dimulai, Pramono Anung Beri Dukungan Orang Tua Antarkan Anak ke Sekolah

Menurut dia, materi tersebut diberikan agar siswa, khususnya kelas 1, tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan sejak awal memasuki jenjang pendidikan dasar.

Selain edukasi pilah sampah, sekolah juga membiasakan budaya 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun sebagai bagian dari pendidikan karakter selama MPLS.

Dukung Program Pengurangan Sampah DKI Jakarta

Kepala SDN Kenari 08 Abdullah Chahyono Hadi mengatakan edukasi pilah sampah dimasukkan dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengurangan sampah.

"Ini sebagai instruksi dari Pemprov juga. Pesan mengenai pilah sampah harus disisipkan dalam MPLS. Karena DKI saat ini sedang menghadapi persoalan sampah, jadi mulai dari usia dini, anak-anak kelas 1 sampai kelas 6 sudah harus mulai dibiasakan," kata Abdullah.

Ia menjelaskan, pada hari pertama MPLS sekolah juga menggelar penandatanganan komitmen bersama terkait gerakan pilah sampah dan Sekolah Ramah Anak yang melibatkan warga sekolah.

Baca juga: MPLS di SDN 07-08 Kenari Jakpus, Momen Haru Ayah Antar Anak ke Sekolah

Selain materi tersebut, selama lima hari MPLS siswa juga akan mengikuti pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, ruang-ruang belajar, aktivitas kebersamaan, hingga berbagai permainan edukatif yang bertujuan membantu proses adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SDN Kenari 07 menerima 94 siswa baru yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel), sedangkan SDN Kenari 08 menerima 86 siswa baru dengan jumlah rombel yang sama. Seluruh rangkaian MPLS menjadi masa transisi sebelum kegiatan belajar mengajar efektif dimulai usai program pengenalan sekolah selesai.

Pramono Anung Apresiasi Edukasi Pilah Sampah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menilai positif apabila sekolah memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah kepada para siswa.

Menurut dia, edukasi tersebut sejalan dengan pelaksanaan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sumber.

"Jadi kegiatannya memang beraneka ragam, tetapi pilah sampah karena sekarang sesuai dengan Ingub yang dikeluarkan oleh Gubernur tahun 2026 Nomor 5 sekarang hampir semua kegiatan untuk pilah sampah itu diadakan di berbagai tempat. Jadi kalau edukasinya tentang pilah sampah, menurut saya baik sekali," kata Pramono di Balai Kota.

Hari pertama MPLS di SDN 07-08 Kenari bukan hanya menjadi momen perkenalan bagi para siswa dengan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi kenangan bagi para orang tua yang mengantar langsung buah hati mereka memasuki babak baru dalam kehidupan.

Kehadiran para ayah di hari pertama sekolah pun sejalan dengan semangat Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah yang mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan sejak hari pertama. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.