TRIBUNNEWS.COM - Nama Irjen Pol Totok Suharyanto dan Febrie Adriansyah menjadi perhatian publik tanah air belakangan ini.
Irjen Totok Suharyanto adalah Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri.
Sementara Febrie Adriansyah adalah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung).
Pada Rabu (8/7/2026) malam, Totok memimpin penggeledahan kafe hingga rumah mewah di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Di rumah itu, ditemukan emas batangan dengan total berat mencapai 74 kg.
Pada Jumat (10/7/2026), Febrie Adriansyah mengaku bahwa rumah yang digeledah tim Totok itu merupakan rumahnya.
Lalu, pada Sabtu (11/7/2026), Totok Suharyanto mengumumkan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi terhadap Febrie Adriansyah.
"Berdasarkan gelar perkara, kita telah menetapkan dua tersangka, yaitu saudara DR yang diduga melakukan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi," kata Totok.
"Kemudian kita juga telah menetapkan saudara FA (Febrie Adriansyah) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri dan atau tindak pidana korupsi lainnya," lanjutnya.
Baca juga: Profil Irjen Pol Wibowo, Kakorlantas Polri yang Baru, Gantikan Irjen Agus, Alumni Akpol 1996
Seiring posisi strategis yang pernah dan sedang mereka emban dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia, Totok dan Febrie memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, namun sama-sama meniti karier panjang di institusi penegak hukum.
Berikut adu riwayat pendidikan antara Totok Suharyanto dan Febrie Adriansyah.
Irjen Pol Totok Suharyanto adalah seorang perwira tinggi (Pati) Polri.
Pangkat yang disandang Totok di kepolisian yakni Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua.
Posisi Irjen di Polri setara dengan Mayor Jenderal di militer.
Polisi berpangkat Irjen berada di atas Brigadir Jenderal (Jenderal Bintang 1) dan di bawah Komisaris Jenderal (Jenderal Bintang 3).
Totok sudah menjabat sebagai Kakortas Tipidkor Polri sejak 27 Februari 2026.
Ia menggantikan posisi Irjen Pol Cahyono Wibowo.
Totok Suharyanto lahir di Sleman, D.I. Yogyakarta, pada 29 Oktober 1972.
Dalam pendidikannya, Totok Suharyanto adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Ia juga telah merampungkan pendidikan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) pada 2001.
Selain itu, ia juga telah selesai menempuh pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK pada 2003.
Tak hanya itu, Totok juga mengenyam pendidikan Basic Computer Investigation Training di Bangkok (BCIT) dan Environmental Law Enforcement Training Indonesia Australia pada 2006.
Sebagai calon jenderal, dulu Totok juga menempuh pendidikan Sespim Polri pada 2008 hingga Susjab Kapolres pada 2010.
Nama lengkap berikut dengan gelarnya yakni Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum.
Karier Totok sudah malang melintang di kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara juga sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjabat Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat (1994), Danton Tar Akpol (1998), Dankie Tar Akpol (2000), dan Kasat Reskrim Polres Malang Kota (2003).
Selain itu, Totok juga sempat menjabat Kasat Reskrim Polwil Malang (2005), Wakapolres Malang Kota (2007), Pamen Bareskrim Polri (2008), dan Kasat Idik II Ditresnarkoba Polda Jatim (2010).
Tak hanya itu, jenderal asal Sleman ini juga pernah menduduki jabatan Kapolres Trenggalek (2011), Kapolres Malang Kota (2013), Wadirreskrimsus Polda DIY (2015), dan Dirreskrimsus Polda Gorontalo (2016).
Tidak berhenti di situ, Totok juga sempat mengisi kursi jabatan Kasubdit IV Ditipidkor Bareskrim Polri (2017) dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri (2018).
Kariernya makin cemerlang setelah ia menjabat sebagai Kasubdit II Ditipidkor Bareskrim polri pada 2019.
Pada 2020, ia diangkat sebagai Dirreskrimum Polda Jawa Timur.
Setelah itu, dia dimutasi menjadi Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri pada 2024.
Satu tahun kemudian, Totok Suharyanto dipercaya untuk menjabat sebagai Dirtindak Kortastipikor Polri.
Tak berselang lama, ia langsung diamanahkan untuk mengisi kursi jabatan posisi sebagai Kakortas Tipidkor Polri pada 2026.
Febrie Adrianysah menjabat sebagai Jampidsus Kejagung sejak Januari 2022 hingga Juli 2026.
Saat itu, Febrie Adriansyah menggantikan posisi Ali Mukartono.
Febrie Adriansyah lahir di Jakarta, tetapi menghabiskan masa kecil hingga studinya di Jambi.
Dalam pendidikannya, Febrie mengenyam studi S1 Fakultas Hukum di Universitas Jambi.
Setelah lulus, Febrie melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Airlangga, Surabaya.
Tidak hanya itu, suami dari Rugun Saragih itu juga merampungkan program doktoral S3 Ilmu Hukum di Universitas Airlangga.
Nama lengkap berikut dengan gelarnya yakni Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H.
Dalam kariernya di kejaksaan, Febrie Adriansyah sudah pernah menjabat posisi strategis.
Ia pernah menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Lalu Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dan Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus.
Berbagai kasus korupsi pun sudah pernah Febri tangani, mulai dari kasus Jiwasraya, Asabri, Garuda Indonesia, dan BTS Kominfo.
Febrie Adriansyah bahkan pernah dikuntit oleh seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri pada Mei 2024.
Oknum Densus tersebut terciduk di sebuah restoran di Jakarta Selatan.
Identitas anggota Densus yang tertangkap itu disebut-sebut berinisial IM dan berpangkat Bripda.
Saat itu dia diduga menyamar sebagai karyawan perusahaan BUMN dengan inisial HRM.
Berdasarkan informasi yang diterima, dia saat itu tengah menjalankan misi "Sikat Jampidsus."
Tidak sendirian, IM diduga menjalankan misi bersama lima orang lainnya yang dipimpin seorang perwira menengah Polri.
Akan tetapi, hanya IM yang berhasil diamankan pengawal Jampidsus saat itu.
(Tribunnews.com/Rakli/Reynas Abdila)