Simak Rute dan Jadwal Bus Sekolah Gratis Kota Kediri 2026, Dilengkapi Petugas Pendamping Keamanan
Sudarma Adi July 13, 2026 11:32 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Kediri untuk mengoptimalkan fasilitas publiknya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri secara resmi mengoperasikan kembali layanan Bus Sekolah gratis guna mendukung mobilitas dan menjamin keamanan transportasi para pelajar di Kota Tahu.

Dishub memastikan sebanyak lima armada bus dalam kondisi prima telah diterjunkan ke jalanan untuk melayani rute berangkat dan pulang sekolah para siswa.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa operasional Bus Sekolah ini berjalan rutin setiap hari Senin hingga Jumat.

Untuk mengantisipasi keterlambatan siswa masuk kelas, seluruh armada dijadwalkan melakukan keberangkatan awal (start) dari Terminal Tamanan pada pukul 05.30 WIB.

"Layanan ini kami sediakan gratis untuk mempermudah para pelajar yang membutuhkan transportasi publik yang aman dan terjadwal menuju sekolah mereka masing-masing," ujar Arief, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Kakorbinmas Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah Polres Kediri, Warga Serbu Beras dan Minyak Bersubsidi

Untuk menjangkau berbagai wilayah sekolah, Dishub memetakan tiga jalur utama penjemputan. Pertama, rute Terminal Tamanan menuju wilayah Kelurahan Dermo. Kedua, Terminal Tamanan menuju Kelurahan Bawang. Dan ketiga, rute Terminal Tamanan menuju wilayah Kelurahan Rejomulyo.

Menariknya, bus ini menerapkan sistem penjemputan yang fleksibel. Armada tidak hanya menaikkan siswa di halte resmi, tetapi juga bersedia berhenti di sepanjang jalur rute jika terdapat pelajar yang menunggu di pinggir jalan.

Manfaatkan MPLS Buat Kenalkan Rute ke Siswa Baru

Arief tidak menampik bahwa pada hari pertama masuk sekolah ini, tingkat keterisian penumpang belum menyentuh kondisi maksimal. Hal ini merupakan siklus tahunan yang wajar karena adanya perubahan komposisi pengguna. Banyak pelanggan lama dari kelas IX yang kini telah lulus, sementara siswa baru belum sepenuhnya familier dengan fasilitas ini.

"Hari pertama memang belum normal 100 persen. Selain karena faktor kelulusan siswa lama, adik-adik kelas VII yang baru masuk sekolah banyak yang belum mengetahui rute dan keberadaan fasilitas Bus Sekolah gratis ini," ungkap Arief.

Guna mendongkrak kembali angka keterisian penumpang, Dishub Kota Kediri langsung bergerak cepat memanfaatkan momen MPLS. Pihaknya berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk memasukkan materi pengenalan transportasi bersama ini ke dalam agenda orientasi siswa.

Hingga saat ini, tercatat ada tiga sekolah yang telah menjadwalkan sosialisasi resmi bersama Dishub, yaitu SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, dan SMP Negeri 8 Kota Kediri. Melalui sosialisasi ini, para siswa baru akan diedukasi mengenai peta rute, tata cara pemanfaatan bus, hingga etika berkendara bersama.

Jaminan Aman dengan Petugas Pendamping, Orang Tua Dilarang Abai

Faktor keselamatan menjadi komitmen nomor satu Pemkot Kediri. Setiap armada berkapasitas 29 kursi ini dikawal oleh dua petugas sekaligus, yakni satu pengemudi dan satu petugas pendamping.

Kehadiran petugas pendamping ini dinilai sangat vital karena mereka bertanggung jawab membantu siswa saat naik-turun kendaraan, menjaga ketertiban di dalam bus, serta konsisten memberikan edukasi mengenai keselamatan jalan raya selama perjalanan.

Di akhir penjelasannya, Arief memberikan pesan mendalam bagi para orang tua wali murid di Kota Kediri agar tidak lagi membiarkan anak-anak mereka yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Kesiapan mental, usia, dan kepemilikan SIM wajib menjadi pertimbangan utama sebelum melepas anak ke jalan raya.

"Kami sangat berharap para orang tua bisa mengarahkan anaknya untuk memanfaatkan Bus Sekolah gratis ini. Selain faktor keamanannya jauh lebih terjamin, naik bus bersama juga menjadi ruang edukasi sosial yang baik bagi anak-anak untuk berinteraksi dan berteman dengan siswa dari sekolah lain," pungkas Arief.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.