Polisi Jajaran Polresta Banda Aceh Datangi Bengkel, Sosialisasi Soal Bahaya Geng Motor
Eddy Fitriadi July 14, 2026 12:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polresta Banda Aceh mengintensifkan sosialisasi tentang bahaya premanisme dan geng motor kepada masyarakat, termasuk para remaja yang berkumpul di sejumlah bengkel dan tempat nongkrong di wilayah hukum setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah munculnya aksi kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana mengatakan, sosialisasi dilakukan melalui kegiatan sambang dan pembinaan kepada masyarakat, pelajar, remaja, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi mengenai dampak negatif premanisme dan geng motor, mulai dari keterlibatan dalam aksi kekerasan, balap liar, perusakan fasilitas umum, hingga tindak pidana yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

"Masyarakat juga kami ajak untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, serta meningkatkan pengawasan agar tidak terpengaruh oleh pergaulan yang salah," ujar Kombes Andi dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Selain itu, para orang tua diimbau untuk lebih memperhatikan pergaulan anak, membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari, serta membangun komunikasi yang baik dalam lingkungan keluarga.

Sementara kepada para remaja, polisi mengajak agar mengisi waktu luang dengan kegiatan positif seperti olahraga, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas sosial yang bermanfaat.

Dalam sosialisasi tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada pembentukan geng motor, balap liar, maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Baca juga: Jelang Subuh, 9 Motor Knalpot Brong Ditilang Patroli Satlantas Polresta Banda Aceh

Dikatakan, Polri mengedepankan langkah preventif dan edukatif dalam mencegah kenakalan remaja, termasuk potensi berkembangnya geng motor di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh itu menilai, sinergi antara kepolisian, pemerintah, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara rutin oleh Bhabinkamtibmas, pihak kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya geng motor semakin meningkat. “Sehingga generasi muda dapat terhindar dari pengaruh negatif dan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta berkontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.