TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Sesosok jenazah laki-laki ditemukan dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Cibangka, wilayah Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Senin (13/7/2026).
Penemuan mayat tersebut sontak membuat geger warga sekitar hingga mengundang perhatian dan penanganan cepat dari petugas gabungan TNI-Polri.
Babinsa Koramil 1507/Luragung, Sertu Edy Zulfikar, mengonfirmasi identitas korban setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
"Iya, korban teridentifikasi bernama Tarmidi (64), warga Dusun Cadas Ngampar RT 021 RW 010, berprofesi sebagai buruh harian. Sebelum ditemukan, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Kamis (9/7/2026) lalu," ungkap Sertu Edy Zulfikar saat dikonfirmasi.
Sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, pihak keluarga Tarmidi ternyata sudah melakukan berbagai upaya pencarian intensif.
Baca juga: Breaking News: Warga Geger Temukan Mayat Pria Muda Penuh Luka di Pasawahan Purwakarta
Keluarga telah melaporkan kehilangan tersebut kepada warga sekitar, aparat desa setempat, hingga menyebarluaskan informasi beserta foto korban melalui media sosial agar proses pencarian bisa dibantu oleh masyarakat luas.
"Jadi memang dikabarkan hilang beberapa hari sebelum korban ditemukan. Pihak keluarga sudah berupaya maksimal termasuk menyebarluaskan informasi lewat media sosial," tambah Edy.
Mendapat laporan dari Kepala Desa Wilanagara sehari sebelumnya mengenai indikasi keberadaan korban, jajaran Babinsa Koramil 1507/Luragung langsung bergerak cepat.
Petugas menyusun rencana penanganan bersama unsur keamanan (Polsek) serta tim medis kesehatan setempat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa.
Dalam aktivitas sehari-harinya, korban memang sering kedapatan berada di area gubuk penyimpanan keranda yang lokasinya persis di pinggiran Sungai Cibangka.
"Dugaan sementara, korban terpeleset saat beraktivitas di dekat sungai, lalu jatuh dan tenggelam karena aliran air," jelasnya.
Langkah penanganan lanjutan kini sudah dilakukan oleh petugas di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, tim gabungan langsung berkoordinasi dengan Polres Kuningan untuk mendatangkan tim penyidik serta tim Inafis guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis lebih lanjut demi memastikan penyebab pasti kematian korban. (*)