MBG SakTI
Abdul Azis Alimuddin July 14, 2026 12:22 AM

Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari Senin 13 Juli 2026 saya ikut Pembukaan MPLS di SMPN 1 Duampanua Pinrang Sulsel.

Sebagai Pembina Upacara saya menyampaikan pesan tentang MBG SAKTI.

Ini bukan MBG program pemerintah, tapi generasi idaman yang Mulia, Berkah dan Gemilang (MBG).

Tiga ciri generasi yang ingin diwujudkan melalui pendidikan di sekolah.

Mari kita ulas satu persatu dari belakang.

Pertama yaitu Gemilang.

Murid gemilang karena capaian akademik dan non akademiknya bagus.

Akademik bukti murid pintar.

Non akademik bukti murid bugar dan tegar.

Selain itu juga gemilang karena menguasai teknologi informasi, Bahasa Asing dan memiliki karakter berani, tangguh dan disiplin (betadin).

Kedua, yaitu berkah karena memberi kebaikan yang banyak.

Murid yang berkah memiliki 3 ciri yaitu peduli, berkarya, dan berbagi.

Siap berkontribusi ke masyarakat.

Menjadi manusia yang bermanfaat.

Mengambil peran untuk melakukan perbaikan, bukan berbuat kerusakan.

Ketiga yaitu mulia.

Hal ini terkait dengan kehormatan, teguh memegang prinsip, nilai-nilai moral dan agama.

Meyakini pentingnya iman dan taqwa, integritas dan profesionalitas dalam menjalani kehidupan.

Tidak sekadar hafalan tapi terwujud dalam kehidupan.

Juga sopan santun dalam berkomunikasi, ikhlas dalam berbuat, dan jauh dari perilaku tercela.

Apa yang harus dimiliki oleh para murid agar dapat memiliki ciri-ciri Mulia, Berkah dan Gemilang?

Saya menyebutkan lima hal yang dapat disingkat dalam kata SAKTI yaitu syukur, aktif, kerja sama, tekun, ikhlas.

Para murid hendaknya bersyukur karena memiliki kesempatan untuk lanjut sekolah.

Masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak bisa lanjut  karena lokasi sekolah yang jauh dari tempat tinggal.

Juga tidak sanggup membiayai operasional harian.

Wujud syukur murid bukan hanya hati dan lisan dengan ucapan pujian kepada Allah.

Tapi juga syukur dengan perbuatan.

Belajar sungguh-sungguh di sekolah.

Oleh karena itu para murid perlu aktif di sekolah.

Punya inisiatif belajar tanpa harus diperintah oleh guru.

Aktif mencari sumber dan media belajar.

Aktif menggunakan teknologi untuk belajar hal positif.

Agar belajarnya efektif butuh kerja sama yang harmonis dengan guru dan teman di sekolah.

Murid sebagai manusia pembelajar harus mampu berkolaborasi dengan temannya.

Belajar bersama akan lebih mudah.

Apalagi jika dibimbing oleh guru yang sabar dan kompeten.

Proses belajar itu panjang.

Harus siap menjalani tahap demi tahap.

Itu semua butuh ketekunan dan kesabaran.

Usaha tak kenal menyerah.

Mengorbankan pikiran, waktu, tenaga dan dana.

Akhirnya agar bernilai ibadah semua dijalani dengan ikhlas.

Dampaknya selain berpahala dari Allah juga tenang dan senang dalam belajar.

Penuh kesadaran dan tanpa paksaan.

Yakin semua lelah karena lillah akan berbuah bahagia dunia dan akhirat.

Semoga MPLS dapat menjadi momen untuk membekali murid baru tentang motivasi, orientasi dan strategi sukses belajar di sekolah.

Harapannya kelak dapat menjadi generasi Mulia, Berkah, dan Gemilang (MBG).

Untuk itu para murid perlu mengawalinya dengan syukur, aktif, kerja sama, tekun dan ikhlas (SAKTI).(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.