BOLASPORT.COM - Kabar baik menghampiri Timnas Inggris jelang laga hidup mati di babak semifinal Piala Dunia 2026. Pulih dari cedera, Reece James mengungkap ambisi membawa The Three Lions meraih kemenangan saat melawan Timnas Argentina.
Timnas Inggris akan menghadapi Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Jelang menghadapi juara bertahan, tim asuhan Thomas Tuchel dipastikan mendapat kabar baik.
Pasalnya, Reece James akhirnya berhasil menang melawan waktu setelah sempat dibekap cedera hamstring yang membuatnya absen dalam pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 26 tahun tersebut menandai comeback-nya saat masuk sebagai pengganti pada babak kedua untuk menggantikan Anthony Gordon.
Pemain bernomor punggung 24 ini membantu Inggris menang dramatis 2-1 atas Norwegia di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Dalam laga ini, Reece James sempat dipasang sebagai gelandang tengah sebelum kembali ke posisi aslinya di sektor bek kanan.
Penampilan James itu membantu tim berjuluk The Three Lions sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026 lewat dua gol Jude Bellingham.
Usai laga, Reece buka suara mengenai perjuangannya pulih tepat waktu di tengah turnamen paling bergengsi di dunia ini.
"Senang rasanya bisa kembali bermain bersama teman-teman," ujar Reece James sebagaimana dikutip BolaSport.com dari The Guardian, Senin (13/7/2026).
Pemain Chelsea tersebut tak menampik bahwa proses pemulihan cederanya kali ini terasa sangat menekan karena berkejaran dengan jadwal turnamen yang padat.
Namun, ia tak bisa memungkiri bahwa dirinya merasa senang akhirnya bisa pulih dan bisa kembali sebelum semua benar-benar berakhir buat Timnas Inggris.
"Mendapat cedera saat turnamen selalu menjadi perlombaan melawan waktu. Saya telah berusaha keras dan senang bisa kembali bermain," ucapnya.
Menurutnya, saat ini tinggal satu rintangan besar yang harus dihadapi The Three Lions apabila ingin mengunci tiket ke final Piala Dunia 2026.
Inggris harus bisa menghadapi Argentina dan ini akan menjadi pertandingan panas.
Pasalnya, laga mereka sarat akan catatan sejarah karena kedua tim sudah bertemu di perempat final Piala Dunia dua kali, yakni pada 1966 dan 1986.
Pada edisi 1966, Inggris sukses meraih kemenangan 1-0, sedangkan Argentina membalas dengan menang 2-1 pada tahun 1986.
Dalam momen perempat final yang disebut terakhir itu, ada salah satu kejadian yang paling terkenal dalam sejarah sepak bola.
Diego Maradona melakukan aksi legendaris karena gol yang dicetak menggunakan tangannya ke gawang Inggris luput dari pengamatan wasit hingga disebut Gol Tangan Tuhan.
Kemudian di Piala Dunia 1998, Argentina menyingkirkan David Beckham dan kawan-kawan melalui adu penalti di babak perdelapan final 2-2 (4-3).
Setelah itu, Inggris ketemu lagi dengan Argentina di fase grup Piala Dunia 2002, di mana The Three Lions menang 1-0 lewat gol David Beckham.
Reece James mengaku tak akan gentar dengan laga sarat sejarah ini karena ia memastikan tim dalam kondisi mental yang bagus dan sangat fokus.
Ia menegaskan bahwa saat ini semua pemain memiliki tekad dan ambisi yang sama untuk bisa menyelesaikan mimpi kampiun Piala Dunia.
Timnas Inggris terakhir kali meraih gelar juara pada 1966 sehingga mereka bertekad menembus final dan mengalahkan Argentina jadi satu-satunya cara.
"Tekanan itu datang seiring pengalaman. Semakin tinggi taruhannya, semakin besar tekanannya," kata Reece James.
"Kami sudah melakukannya selama bertahun-tahun, prinsip dasarnya sama, tapi hadiahnya sedikit berbeda."
Bagi James, menghadapi Argentina di semifinal bukan sekadar soal taktik, melainkan perwujudan mimpi yang ia jahit sejak kecil.
Menurutnya, semua orang pasti bermimpi untuk memenangkan Piala Dunia dan ia pun memiliki ambisi besar itu.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Inggris berada dalam motivasi tinggi untuk bisa mengalahkan Timnas Argentina di semifinal nanti.
Walaupun pemain Chelsea ini paham betul bahwa partai tersebut tak akan jadi laga yang mudah, ia percaya semua pemain siap memberikan yang terbaik agar The Three Lions lolos ke final.
"Kami seperti berada dalam gelembung, berusaha menyelesaikan misi kami. Sulit melihat apa yang terjadi di luar," tegas Reece James.
"Kami senang bisa membuat semua orang di rumah bangga. Inilah yang disebut mimpi."
"Setiap anak kecil pasti bermimpi bermain dan memenangkan Piala Dunia. Kami akan melawan salah satu negara terbaik di semifinal," tuturnya.