Kecelakaan Truk Rem Blong di Talun Cirebon: Ayah Menyusul Istri dan Bayi Meninggal Dunia
Dwi Yansetyo Nugroho July 14, 2026 07:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Duka mendalam menyelimuti Perum Kota Alam Taman Beber, di Desa/Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Satu keluarga yang menjadi korban kecelakaan truk pengangkut air mineral di Jalan Raya Cirebon-Kuningan, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Senin (13/7/2026), kini harus menghadapi kenyataan yang jauh lebih memilukan.

Setelah sebelumnya sang ibu dan bayi berusia tujuh bulan dinyatakan meninggal dunia, ayah mereka yang sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit juga dikabarkan meninggal dunia.

Baca juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 144 Juli 2026, Ada di Terminal Kadugede


Tragedi itu kini menyisakan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sedang berjuang menjalani perawatan akibat luka serius.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga Senin malam, anak tersebut mengalami luka berat, membutuhkan transfusi darah dan kakinya dikabarkan harus menjalani tindakan amputasi.

Suasana duka begitu terasa di lingkungan Perum Kota Alam Taman Beber.

Wawan, pengurus perumahan tempat keluarga korban tinggal, mengaku menjadi salah satu orang pertama yang mendapat kabar mengenai kecelakaan tersebut.

Baca juga: Jadwal Lengkap SIM Keliling Majalengka Hari Ini 14 Juli 2026, Hadir di Alun-Alun Leuwimunding


Ia mengatakan, dirinya dihubungi Ketua RT setempat yang mengenalnya setelah kecelakaan terjadi. Saat itu korban disebut masih dalam proses dievakuasi.

"Awalnya saya ditelepon RT setempat di lokasi TKP. Kebetulan RT kenal sama saya, akhirnya saya langsung menuju TKP," ujar Wawan saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (13/7/2026).

Setibanya di lokasi, Wawan mengaku sudah tidak melihat sosok E karena telah lebih dahulu dibawa ke rumah sakit. 

Namun, pemandangan yang dilihatnya membuatnya terpukul.

Baca juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 144 Juli 2026, Ada di Terminal Kadugede


"Di TKP memang sudah tidak ada korban yang namanya Pak Enggar. Yang saya lihat justru bayi sama istrinya Pak Enggar. Saya sempat lihat sampai keduanya sudah ditutup kain sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit," ucapnya. 

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga sekitar, keluarga tersebut baru saja menjemput anak sulung mereka yang pulang sekolah.

"Setahu saya dari warga sekitar, mereka habis jemput sekolah anaknya yang namanya F. Mereka naik satu motor, ada empat orang," jelas dia.

Wawan mengatakan, saat dirinya pertama kali memperoleh informasi, kondisi E dan anak sulungnya masih kritis.

Baca juga: Jadwal Lengkap SIM Keliling Majalengka Hari Ini 14 Juli 2026, Hadir di Alun-Alun Leuwimunding


"Kalau bapaknya waktu itu belum sadar. F juga belum sadar. Katanya kakinya remuk, cuma saya belum tahu remuknya seperti apa. Yang sudah dinyatakan meninggal dunia waktu itu ibunya sama bayinya," katanya.

Menurut Wawan, bayi yang menjadi korban masih berusia sekitar tujuh bulan.

"Usia bayi sekitar tujuh bulan," ujarnya.

Selain keluarga tersebut, Wawan menyebut, masih ada korban lain dalam peristiwa nahas itu, termasuk pemilik warung yang tertabrak truk.

Baca juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 144 Juli 2026, Ada di Terminal Kadugede


"Yang jelas ada ibu pemilik warung juga yang jadi korban. Bahkan waktu itu sempat ada informasi masih ada motor yang tertimbun, sehingga kami belum tahu apakah masih ada korban lain atau tidak," ucap Wawan.

Truk yang melaju dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon itu kemudian menghantam sebuah warung di pinggir jalan serta beberapa sepeda motor sebelum akhirnya terguling.

Kasubnit I Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Heru Nurcahyo mengatakan, berdasarkan pendataan awal terdapat lima korban dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga: Jadwal Lengkap SIM Keliling Majalengka Hari Ini 14 Juli 2026, Hadir di Alun-Alun Leuwimunding


"Untuk korban informasi lima. Yang baru terdeteksi meninggal dua orang. Lainnya luka-luka berat atau ringan. Sementara masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon," ujar Heru.

Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan dipicu rem truk yang blong ketika melintasi jalan menurun dan bergelombang.

"Kejadian ini kurang lebih jam 12.30 di Desa Ciperna. Indikasinya truk angkutan air mineral dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon. Informasinya rem blong, kemudian menabrak warung pinggir jalan," katanya.

Heru juga membenarkan, bahwa dua korban meninggal yang terdata saat itu adalah seorang ibu dan seorang bayi.

Baca juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 144 Juli 2026, Ada di Terminal Kadugede


"Yang meninggal dua, ibu dan bayi," ucapnya.

Sementara sopir truk telah diamankan dan menjalani perawatan di RSD Gunung Jati.

Adapun informasi mengenai meninggalnya ayah korban masih menunggu pembaruan resmi dari pihak berwenang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.