Dari Pesantren untuk Lingkungan, EMP Bentu – Korinci Baru Limited Bangun Budaya Kelola Sampah
Sesri July 14, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Berangkat dari semangat tersebut, EMP Bentu – Korinci Baru Limited bersama Bank Sampah Dalang Collection mengajak puluhan santri dari tiga pondok pesantren di Kota Pekanbaru mempelajari pengelolaan sampah yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan yang digelar di Al Ihsan Boarding School 2 Pekanbaru, Senin (13/7), menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia.

Kegiatan ini merupakan implementasi nota kesepahaman (MoU) antara EMP Bentu – Korinci Baru Limited dan Bank Sampah Dalang Collection dalam mengembangkan edukasi pengelolaan sampah di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Sebagai tahap awal, pelatihan diberikan kepada Pondok Pesantren Darul Khair, Pondok Pesantren Teknologi Riau (PTR), dan Pondok Kita IBS 2 Pekanbaru yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Pesantren dipilih karena memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Sebagai sarana praktik, Pondok Kita IBS 2 Pekanbaru menerima bantuan bank sampah botol plastik, sedangkan Pondok Pesantren Darul Khair dan Pondok Pesantren Teknologi Riau (PTR) memperoleh komposter serta tempat sampah organik dan anorganik.

 Fasilitas tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran agar para santri dapat menerapkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Direktur Bank Sampah Dalang Collection, Sofia Seven, mempraktikkan cara memilah sampah organik dan anorganik, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta memanfaatkan botol plastik yang memiliki nilai jual melalui bank sampah maupun diolah menjadi ecobrick.

Menurutnya, kebiasaan tersebut akan lebih mudah tumbuh apabila diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Area Manager EMP Bentu – Korinci Baru Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membuka wawasan bahwa sampah dapat memberikan manfaat apabila dikelola dengan benar.

"Melalui edukasi bersama Bank Sampah Dalang Collection, para santri diajarkan bahwa sampah bukan sekadar barang buangan, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kepedulian para santri terhadap lingkungan sebagai wujud tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Kami berharap mereka dapat menjadi pelopor pengelolaan sampah, baik di lingkungan pesantren maupun ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Dadi.

Kepala Sekolah Al Ihsan Boarding School 2 Pekanbaru, Untung Wahyudi, mengapresiasi dukungan EMP Bentu – Korinci Baru Limited yang menghadirkan edukasi sekaligus sarana pendukung bagi para santri. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Salah seorang santri, Rayhan, mengaku baru mengetahui bahwa sampah plastik dapat dipilah, dijual melalui bank sampah, maupun diolah menjadi ecobrick. Menurutnya, pengetahuan tersebut akan diterapkan bersama teman-temannya di lingkungan pesantren agar sampah tidak lagi dipandang sebagai barang yang tidak berguna.

Sebagai tindak lanjut, EMP Bentu – Korinci Baru Limited bersama Dalang Collection akan melakukan monitoring secara berkala di ketiga pesantren. Pendampingan tersebut diharapkan memastikan sarana yang telah diserahkan dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga pengelolaan sampah dapat menjadi kebiasaan yang terus berkembang di lingkungan pesantren dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun perekonomian pesantren.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.