Alasan Ganda Campuran Indonesia Jafar/ Felisha Ditarik Mundur dari Ajang Japan Open di H-1
Tiffany Marantika Dewi July 14, 2026 01:35 PM

TRIBUNWOW.COM - Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dipastikan tidak akan tampil pada ajang BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, pada 14–19 Juli 2026.

Dikutip TribunWow.com dari laman resmi PBSI, keputusan tersebut diambil setelah Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani sesi latihan, Senin (13/7/2026).

Kondisi tersebut membuatnya belum siap untuk bertanding sehingga pasangan Jafar/Felisha harus mengundurkan diri dari Japan Open 2026.

Manajer Tim Indonesia Shendy Puspa Irawati, menjelaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi atlet dengan mengutamakan proses pemulihan agar Felisha dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik.

"Felisha bersama pasangannya Jafar Hidayatullah diputuskan mundur dari Japan Open 2026 karena Felisha mengalami cedera pergelangan kaki pada saat latihan, sehingga dinyatakan belum siap untuk bertanding di Japan Open," ujar Shendy.

"Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi kesehatan atlet dengan mempertimbangkan aspek pemulihan agar dapat kembali berkompetisi dalam kondisi terbaik," tambahnya.

Baca juga: Japan Open 2026: Ganda Campuran Indonesia Hanya 2, Rehan/Gloria, Bobby/Melati, Adnan/Indah Mundur

Absennya Jafar/Felisha menjadi kehilangan tersendiri bagi Indonesia.

Pasangan ini merupakan andalan Merah Putih di sektor ganda campuran dan diharapkan mampu bersaing pada turnamen pembuka rangkaian BWF World Tour di Asia Timur tersebut.

Dengan mundurnya Jafar/Felisha pada sektor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda campuran yang akan berlaga pada Japan Open 2026.

Karena Adnan dan Indah juga ditarik di ajang tersebut.

Japan Open 2026 sendiri menjadi ajang bergengsi dalam kalender BWF World Tour dengan level Super 750.

Turnamen ini juga menjadi kesempatan penting bagi para pebulu tangkis untuk menambah poin peringkat dunia sekaligus mempersiapkan diri menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.

Kini, fokus tim Indonesia tertuju pada proses pemulihan Felisha agar dapat kembali berlaga dalam kondisi prima pada turnamen selanjutnya setelah Japan Open 2026.

(TribunWow.com/Peserta magang dari UNS Surakarta/Destia Ajeng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.