TRIBUNNEWS.COM - Belakangan ini nama selebgram Lisa Mariana tengah hangat menjadi perbincangan publik.
Pemilik nama asli Lisa Mariana Presley Zulkandar ini pun menjadi sorotan setelah laporan dugaan penipuan yang dilaporkan model Dewi Wulan Sari kembali viral.
Di mana pada pertengahan tahun 2025 lalu, Dewi Wulan mengaku mengalami kerugian yang nominalnya mencapai belasan juta akibat dugaan penipuan Lisa Mariana.
Geram dengan aksi mantan model majalah dewasa ini, Dewi Wulan pun akhirnya melaporkan Lisa Mariana ke Polres Jakarta Timur.
Lewat unggahan di Instagram Story-nya, model yang juga pengusaha skincare ini mengungkap kekesalannya pada Lisa yang dinilai ingkar pada kesepakatan yang telah mereka buat.
Dewi Wulan mengatakan ia menempuh langkah hukum dengan melaporkan Lisa ke polisi terkait transaksi jual beli baju piayama secara online.
Dewi yang sudah membayarkan sejumlah uang untuk membeli baju tidur yang dijual selebgram 26 tahun ini pun geram lantaran hingga waktu yang dijanjikan barang tersebut tak kunjung datang.
"Modus, jualan piyama, barangnya tidak dikirim," ungkap Dewi, Selasa, (14/7/2026).
Selain permasalahan jual beli, Dewi menyebut dirinya juga berurusan dengan istri seniman Doris Setiawan alias Edho ini dalam hal utang-piutang.
Tak tanggung-tanggung dalam permasalahan ini Lisa disebut tidak membayarkan uang yang nilainya mencapai ratusan juta.
"Utang tidak dibayar, lebih dari ratusan juta," ungkap model dengan julukan Dewi Menyala ini.
Baca juga: Berseteru dengan Lisa Mariana, Dewi Wulan Singgung Momen Awal sang Selebgram Viral karena Sensasi
Tak hanya itu saja, selebgram dua anak ini bahkan disebut-sebut tidak menunaikan kewajibannya mempromosikan barang di media sosial atau endorse sesuai dnegan kesepakatan.
"Hingga endorse tidak dikerjakan," tandasnya.
Dari penuturan Dewi Wulan terungkap, tak hanya dirinya saja yang menjadi korban dugaan penipuan selebgram asal Bandung, Jawa Barat ini.
Bahkan Dewi bersama beberapa korban dugaan penipuan Lisa lainnya telah tergabung dalam sebuah grup WhatsApp.
"Grup para korban Lisa Mariana," tulis Dewi sambil memaparkan bukti.
Sahabat dekat DJ Natagein ini mengungkap alasannya membuat grup Whatsapp bersama para korban dugaan penipuan Lisa karena hingga kini jumlah korban terus bertambah.
"Kami membuat grup ini karena korban selalu bertambah, dan kami mengawal kasus Lisa Mariana," tukas Dewi.
Dalam perselisihan dengan Lisa, Dewi mengaku mengalami kerugian hingga RP18,9 juta.
Kini laporan Dewi Wulan soal dugaan penipuan Lisa puns edang begulir di ranah hukum.
Lewat tulisan di Instagram Story-nya, Dewi terang-terangan mengaku nominal kerugiannya itu bukan menjadi alasan utamanya memperkarakan Lisa ke ranah hukum.
"Bener, bukan soal nominalnya," tulis Dewi dikutip Jumat.
Ia pun juga menyoroti aksi Lisa yang hingga kini masih kerap diundang di acara TV meski sedang tersandung kasus dugaan penipuan.
"Tapi aku aneh aja, orang kayak gini kok dikasih panggung," tambahnya.
Ia pun langsung menyinggung soal perasaan korban dugaan penipuan selebgram dengan sapaan akrab Lisdut tersebut.
"Korban-korbannya kasihan lho, dan bodoh aja masih ada aja yang mau berkawan sama dia, fix sama-sama sakit," tukasnya.
Sambil memaparkan isi pesan dari salah satu followersnya, Dewi menegaskan ia tak ambil pusing dengan nominal kerugian yang ia alami buntut ulah Lisa.
"Sorry nominal segitu aku sehari pun dapet," tegasnya lagi.
Laporan itu dilayangkan Dewi sebab ia merasa kasihan dengan orang-orang yang menjadi korban dugaan penipuan selebgram dua anak ini.
"Lebih kepada rasa peduli aja sih sama para korban, dan dari kemarin ada yang bilang nominal segitu? Nggak apa-apa aku doakan yang nggak pernah ketipu bisa merasakan ya, suatu saat ditipu tapi disepelekan, Suatu saat kalian pasti mengerti rasanya jadi korban," tutup Dewi Wulan.
(Tribunnews.com/Gabriella)