Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI LAUT - Pencarian terhadap Wiranto (28), nelayan hilang kontak di perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah masih dilakukan.
Tim SAR Gabungan mengonfirmasi memasuki hari ketiga pencarian, Selasa (14/7/2026) Wiranto belum juga ditemukan.
Pencarian dilakukan dengan menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.
"Seluruh unsur SAR Gabungan bekerja secara maksimal," ujar Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, Selasa (14/7/2026).
Tim SAR Gabungan, kata dia, tetap mengedepankan keselamatan personel dan memperhatikan kondisi cuaca dan karakteristik perairan di lokasi pencarian.
Rizal memastikan pencarian terus dilanjutkan sesuai rencana operasi dan perkembangan kondisi di lapangan.
Baca juga: Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng 6 Ton per Hektare Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Merujuk BMKG, kecepatan angin di Desa Kasuari Selasa pukul 15.40 Wita 25,5 Kilometer (Km) per jam.
Kasuari berada di gugusan pulau terpisah dari Bokan Kepulauan.
Desa ini tak berada jauh dengan perbatasan Sulawesi Tengah dan Maluku Utara. Diapit Laut Banda dan Laut Maluku.
Sebelumnya, Wiranto berangkat melaut Sabtu (11/7/2026) pagi.
Saat kondisi cuaca mulai memburuk, rekan korban memutuskan kembali ke daratan.
Wiranto memilih tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.
Baca juga: Diskominfo Sigi Gandeng Provider untuk Penguatan Jaringan di Lokasi Festival Danau Lindu
Sampa Sabtu sore, korban belum kembali dan tak dapat dihubungi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Termasuk memerhatikan informasi prakiraan cuaca.
Juga menggunakan alat keselamatan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat.
"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian diberikan kelancaran dan korban dapat segera ditemukan," tutur Rizal. (*)