TRIBUNSUMSEL.COM - Pembelajaran Mandiri di Platform Ruang GTK bagi peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu tahun 2026 tahap 2 berlangsung mulai Rabu, 8 Juli 2026.
Setelah peserta menyelesaikan tahapan materi di dalam suatu topik, mempraktikkan pembelajaran di kelas sesuai modul atau teori yang dipelajari, Bapak/Ibu guru peserta pelatihan diharuskan mengerjakan Latihan Pemahaman dan Cerita Reflektif.
Selengkapnya Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul PSE Topik 4 School Well Being diolah dari jawaban Desi Heriani diakses Selasa, 14 Juli 2026.
1. Apa yang dimaksud dengan "school well-being dalam konteks pendidikan?
A Kesejahteraan sosial siswa di luar sekolah
B Kesejahteraan fisik dan dan emosional siswa di sekolah
C Kesejahteraan finansial guru di sekolah
D Kesejahteraab mental guru diluar sekolah
D Kesejahteraan komunitas star sekolah
Kunci Jawaban:
B Kesejahteraan fisik dan dan emosional siswa di sekolah
Bapak Ibu Guru yang bersemangat, bagaimana kita dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih sejahtera?
Kunci Jawaban:
Menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sejahtera adalah tujuan mulia yang membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.
Berikut adalah beberapa strategi yang bisa kita terapkan:
1. Perhatian pada Kesejahteraan Emosional dan Mental
2. Mempromosikan Kesehatan Fisik
3. Mendorong Partisipasi dan Keterlibatan
4. Pembelajaran yang Menyenangkan dan Bermakna
2. Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?
A Kualitas pengajaran
B Pengelolaan stres di sekolah
C Keterlibatan orang tua
D Lingkungan fisik sekolah
E Fasilitas sekolah
Kunci Jawaban:
B Pengelolaan stres di sekolah
3. Menurut Rimpela, apa dampak penting dari kesejahteraan yang baik di sekolah terhadap siswa?
A Meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi akademik
B Mengurangi peran guru dalam pendidikan
C Memperburuk hubungan sosial siswa
D Meningkatkan angka absensi siswa
E Meningkatkan keamanan siswa
Kunci Jawaban:
A Meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi akademik
4. Konu menyarankan pentingnya pendekatan seperti apa untuk meningkatkan school well-being?
A Fokus pada kebijakan yang hanya melibatkan siswa
B Pendekatan berbasis akademik saja
C Pendekatan holistik yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua bahkan komunitas sekolah
D Menekankan disiplin yang keras terhadap siswa
E Pendekatan holistik meliputi komunitas sekitar sekolah
Kunci Jawaban:
C Pendekatan holistik yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua bahkan komunitas sekolah
Bapak dan Ibu Guru, bagaimana menciptakan sekolah yang menyenangkan? Dimensi apa yang perlu diperhatikan?
Kunci Jawaban:
Menciptakan sekolah yang menyenangkan adalah kunci untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan menciptakan lingkungan yang positif bagi semua.
Dimensi yang Perlu Diperhatikan dalam Menciptakan Sekolah Menyenangkan adalah
1. Lingkungan Fisik yang Mendukung
2. Kurikulum dan Pembelajaran yang Inspiratif
3. Hubungan Positif dan Dukungan Sosial
4. Partisipasi dan Kepemilikan Siswa
5. Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru
Dengan memperhatikan dimensi-dimensi ini secara menyeluruh, kita sebagai Guru dapat menciptakan sekolah yang tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang menyenangkan, aman, dan menginspirasi bagi setiap siswa.
5. Rimpela menyatakan bahwa peningkatan school well-being dapat mengurangi risiko masalah kesehatan mental siswa. Apa jenis masalah kesehatan mental yang sering muncul pada siswa dengan kesejahteraan sekolah yang rendah?
A Stres, kecemasan, dan depresi
B Kelelahan fisik
C Masalah fisik yang berhubungan dengan pola makan
D Ketergantungan pada teknologi
E Ketergantungan pada orang lain
Kunci Jawaban:
A Stres, kecemasan, dan depresi
6. Apa yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan school well-being menurut Konu dan Rimpela?
A Memberikan tugas yang menantang
B Menyediakan fasilitas olahraga yang lebih baik
C Memperkenalkan kebijakan tanpa ujian
D Meningkatkan kebijakan keamanan dan dukungan emosional bagi siswa
E Memberikan layanan konsultasi on-line
Kunci Jawaban:
D Meningkatkan kebijakan keamanan dan dukungan emosional bagi siswa
7. Mengapa semua pihak harus berkolaborasi dalam menciptakan iklim sekolah yang menyenangkan?
Kunci Jawaban:
Menciptakan iklim sekolah yang menyenangkan bukanlah tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi dari semua elemen yang terlibat. Karena sekolah adalah sebuah ekosistem kompleks di mana setiap bagian saling memengaruhi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kolaborasi sangat penting
1. Dampak Menyeluruh pada Kesejahteraan Siswa
2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Prestası Akademik
3. Lingkungan yang Inklusif dan Toleran
4. Memperkuat Hubungan dan Komunikasi
5. Keberlanjutan dan Efektivitas Program
8. Konu menyarankan bahwa hubungan sosial yang sehat antara siswa dan guru berkontribusi terhadap kesejahteraan di sekolah. Apa keuntungan utama dari hubungan sosial yang baik tersebut?
A Pembelajaran menjadi fokus pada hasil
B Adanya komunitas sekolah yang balk
C Output belajar lebih baik
D Meningkatkan rasa aman dan dukungan sosial bagi siswa
E Relasi guru siswa menjadi baik
Kunci Jawaban:
D Meningkatkan rasa aman dan dukungan sosial bagi siswa
Bapak dan Ibu Guru, apakah masih ada hal yang belum Anda pahami? Anda dapat mendiskuskan dengan rekan sejawat, atau dengan tenaga ahli.
Kunci Jawaban:
Banyak informasi dan wawasan baru yang saya dapatkan dari mempelajari modul ini namun diskusi dengan rekan sejawat sangat saya butuhkan untuk peningkatan pembelajaran saya ke depan
9. Dalam konteks school well-being, Rimpela menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler. Mengapa kegiatan ekstrakurikuler penting?
A Kegiatan tersebut menambah waktu siswa berinteraksi
B Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan keteramplian sosial dan emosional
C Kegiatan tersebut mengurangi perhatian siswa yang fokus pada akademik semata
D Kegiatan tersebut menambah fungsi pendidikan formal
E Kegiatan tersebut memberikan kesempatan
Kunci Jawaban:
B Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan keteramplian sosial dan emosional
Belajar adalah proses yang dilalui. Bahkan setelah menjadi Guru, kita tetap belajar. Dalam materi ini kita belajar menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Bagaimana materi ini terkoneksi dengan topik lain yang sudah anda pelajari?
Kunci Jawaban:
Sangat benar, belajar adalah proses tanpa henti, bahkan bagi seorang guru. Menerapkan limu yang sudah dipelajari dan mengaitkannya dengan topik lain adalah bagian dari penguasaan materi yang mendalam.
Koneksi materi sebelumnya yang saya pelajari adalah pembelajaran Berdiferensiasi
Materi tentang menciptakan sekolah yang menyenangkan dan pembelajaran berdiferensiasi memiliki keterkaitan yang sangat erat yaitu
1. Pembelajaran Berdiferensiasi Membutuhkan Lingkungan yang Aman dan Menyenangkan
2. Sekolah Menyenangkan Mendorong Fleksibilitas yang Diperlukan untuk Diferensiasi
3. Fokus pada Kesejahteraan Siswa sebagai Fondasi Pembelajaran
4. Peran Guru yang Sama-Sama berpengaruh
Menciptakan sekolah yang menyenangkan adalah pendukung bagi keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Tanpa fondasi lingkungan yang positif, upaya untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa secara individual akan terasa kurang efektif dan mungkin tidak dapat mencapai poterisi penuhnya. Keduanya bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya belajar, tetapi juga menikmati proses belajarnya dan merasa dihargai di dalam komunitas sekolah.
10. Menurut Konu, pengelolaan stres di sekolah harus melibatkan elemen-elemen tertentu. Apa elemen kunci yang harus ada dalam pengelolaan stres tersebut?
A Pembatasan interaksi sosial antar siswa untuk melindungi siswa dari bullying
B Dukungan emosional dari guru dan orang tua
C Pembelajaran yang berfokus pada materi akademik
D Mengurangi jam sekolah untuk kesejahteraan siswa
E Memberikan layanan kesehatan siswa
11. Menurut Rimpela, kebijakan apa yang dapat diambil oleh sekolah untuk mempromosikan school well-being yang efektif di kalangan siswa?
A Menambah jumlah ujian dan tes di sekolah supaya siswa lebih aktif dan produktif
B Menciptakan lingkungan yang Inklusif dan mendukung berbagai latar belakang siswa
C Meningkatkan peraturan disiplin yang ketat terhadap siswa
D Mengurangi program tertentu yang dianggap merepotkan untuk fokus pada akademik
E Menciptakan lingkungan yang mendukung komunitas sekolah
Kunci Jawaban:
B Menciptakan lingkungan yang Inklusif dan mendukung berbagal latar belakang siswa
Pada bagian ini anda dapat merefleksikan kembali situasi selama anda mendidik dan kemudian berusaha menciptakan lingkungan positif di kelas dan di sekolah.
Kunci Jawaban:
Sebagai seorang guru, saya menyadari betul bahwa kelas dan sekolah bukan hanya tempat transfer limu, tapi juga ekosistern sosial tempat anak-anak tumbuh dan membentuk diri.
Saya berusaha menciptakan lingkungan positif di kelas dengan:
1. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan
2. Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
3. Mengapresiasi Usaha, Bukan Hanya Hasil
4. Berkolaborasi untuk Ekosistem Positif
5. Membangun Jaringan Dukungan Antar-Guru
6. Melibatkan Staf dan Orang Tua
*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya digunakan sebagai panduan bagi Bapak/ibu Guru Peserta PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2. Soal bersifat terbuka sehingga memungkinan ada jawaban lainnya.
Demikian ulasan Kunci Jawaban Latihan Pemahaman dan Cerita Reflektif Modul 1 PSE Topik 4 School Well Being, PPG 2026.
Baca juga: Jawaban Cerita Reflektif Modul PSE Topik 3 Experiential Learning, PPG Guru Tertentu 2026
Baca juga: Full Kunci Jawaban Cerita Reflektif Modul 1 Pembelajaran Sosial Emosional, PPG Guru Tertentu 2026
Baca juga: Cerita Reflektif, Bagaimanakah Cara Anda Mengidentifikasi Emosi Diri, PPG Guru Tertentu 2026
Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 1 PSE Topik 1 Pentingnya CASEL PPG Guru Tertentu 2026
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com