Jawaban Andrei Angouw Wali Kota Manado Soal Aliran Air PDAM Sering Mati, Minta Maaf Kepada Warga
Alpen Martinus July 14, 2026 06:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Persoalan air menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara.

Persoalan tersebut yang membuat Wali Kota Manado, Anderi Angouw sampai minta maaf saat Rapat Paripurna HUT ke 403 kota Manado, Kantor DPRD Manado, Selasa (14/7/2026). 

Ia pun menjelaskan penyebab aliran air PDAM di Kota Manado sering mati beberapa waktu belakangan.

Baca juga: Mantan Pegawai PDAM Manado Apresiasi Kejati Sulut Tanggapi Laporannya Soal Dugaan Pelanggaran Etik

Andrei pun tak sungkan untuk mengakui permasalahan tersebut, dan menjelaskan penyebabnya.

"Kami pemerintah Manado mohon maaf atas tidak tersedianya air bersih PDAM untuk sejumlah warga," katanya. 

Menurut Andrei, air mati justru dikarenakan pihak PDAM tengah melakukan upaya peningkatan kualitas air.

Jaringan ditambah serta kapasitas pompa ditingkatkan. 

Ungkap Andrei, penyediaan air bersih oleh PDAM merupakan salah satu fokus Pemkot Manado. 

"Kami terus meningkatkan pelayanan dan sambungan rumah," katanya. 

Dirinya berharap agar bila nantinya air sudah lancar dan beroperasi 24 jam, warga yang sebelumnya menggunakan sumur bor dapat beralih ke PDAM. 

Jefri warga Kelurahan Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang, mengaku air di rumahnya sudah dua pekan lebih tak berjalan. 

"Akibatnya warga terpaksa beli air seharga 100 ribu per tong, mau pakai air perigi sulit, karena banyak yang sudah kering," katanya. 

Sebelumnya, kata dia, air di sana hanya berjalan beberapa jam. 

Warga harus menampung untuk beroleh air bersih. 

Dirinya berharap pemerintah dapat memperhatikan ketersediaan air karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado mewarnai Rapat Paripurna DPRD Kota Manado yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (14/7/2026).

Sidang istimewa tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kota Tinutuan sekaligus penguatan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan menuju daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan menyejahterakan masyarakat.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey, MKes, Apt, dan dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wakil Wali Kota dr Richard Sualang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, anggota DPRD, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, perwakilan dunia usaha, hingga tamu undangan lainnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Sekretaris TP PKK dr. Merry Sualang Mawardi, Asisten III Pemprov Sulut Dr. Franciscus E. Manumpil yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Konsul Jenderal Filipina di Manado, Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Deputi Bank Indonesia, Sekretaris Daerah Kota Manado dr.

Steaven Dandel bersama jajaran kepala perangkat daerah, camat, direksi BUMD, serta penyelenggara Pemilu. (ART) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.