MBG Kembali Beroperasi: MAN 1, MAN 2 hingga SMKN 2 Cilegon Respons Positif Program Prabowo-Gibran
Ahmad Tajudin July 14, 2026 05:17 PM

 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON – Sejumlah sekolah menengah di Kota Cilegon memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu kembali berjalan sejak awal pekan ini dinilai membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, sekaligus meningkatkan semangat mereka selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Sejumlah kepala sekolah mengungkapkan, antusiasme siswa terlihat setiap kali waktu pembagian makan siang tiba.

Meski ada sebagian kecil siswa yang kurang menyukai menu tertentu karena perbedaan selera, secara umum program MBG mendapat sambutan baik.

Kepala MAN 2 Kota Cilegon, Mamad, mengatakan pelaksanaan Program MBG kembali berjalan lancar sejak Senin (13/7/2026). Distribusi makanan kepada para siswa berlangsung sesuai jadwal tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah, mulai Senin MBG berjalan lancar seperti semula. Saat jam makan siang makanan sudah tersedia," kata Mamad kepada TribunBanten.com, Selasa (14/7/2026).

Baca juga: Sempat Terhenti Selama Libur Sekolah, Program MBG di SMKN 2 Kota Cilegon Kembali Berjalan

Menurutnya, menu yang disajikan sejauh ini cukup diterima oleh para siswa. Meski setiap anak memiliki selera makan yang berbeda, mayoritas peserta didik terlihat menikmati makanan yang disediakan.

"Kalau saya lihat, Alhamdulillah anak-anak senang. Memang kalau masalah menu kan setiap orang beda lidah, tetapi secara umum mereka menikmati makanan yang diberikan," ujarnya.

Mamad berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut karena diyakini mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, terutama saat mereka menjalani aktivitas belajar di sekolah.

"Mudah-mudahan program ini terus berjalan dan bisa membantu kebutuhan gizi anak-anak ketika makan siang," ucapnya.

Hal senada disampaikan Kepala MAN 1 Kota Cilegon, Hj. Mariyati. Ia mengatakan Program MBG menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu para siswa setiap harinya.

Menurutnya, variasi menu yang disajikan membuat siswa semakin antusias mengikuti program tersebut.

"Mayoritas anak-anak kita senang sama MBG, karena bisa request. Minta hamburger dikasih, minta mi ayam dikasih," katanya.

Bahkan, kata Mariyati, banyak siswa yang sudah menantikan pembagian makanan sejak sebelum waktu makan siang.

"Anak-anak senang, sering nunggu-nunggu MBG," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Hubungan Industri SMKN 2 Kota Cilegon, Wahyudin, mengakui tidak semua siswa memiliki selera yang sama terhadap menu yang disediakan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Namun, ia menegaskan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan tidak mengurangi manfaat program secara keseluruhan.

"Kalau bicara mayoritas, mereka suka. Memang ada juga yang kurang suka, mungkin lebih karena soal selera makanan. Itu hal yang wajar," katanya.

Wahyudin menilai manfaat Program Makan Bergizi Gratis jauh lebih besar dibandingkan berbagai kendala yang sempat muncul selama pelaksanaannya.

Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif terhadap kesehatan siswa yang pada akhirnya dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Karena itu, pihak sekolah berharap Program MBG tetap dilanjutkan selama manfaatnya masih dirasakan oleh para peserta didik.

"Selama program ini memberikan manfaat dan berdampak baik terhadap kondisi anak-anak, tentu kami mendukung untuk terus dilaksanakan," ujarnya.

Wahyudin juga menanggapi berbagai opini yang berkembang di media sosial mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurut dia, penilaian masyarakat terhadap program tersebut dapat berbeda-beda karena kondisi setiap daerah maupun penyelenggara tidak sama.

"Kami melihatnya dari manfaat yang dirasakan di sekolah. Mungkin di tempat lain ada kondisi yang berbeda, tetapi di sini secara umum program ini memberikan dampak positif bagi siswa," tutup Wahyudin.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.