TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA – PT Bussan Auto Finance (BAF) kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program BAF ECO Move.
Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, perusahaan menanam lebih dari 20.000 bibit mangrove secara serentak di kawasan pesisir Semarang dan Kendal, Jawa Tengah, sebagai upaya menjaga ekosistem pantai sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon.
Penanaman mangrove dilakukan di tiga titik, yakni Pantai Mangunharjo di Kota Semarang, serta Pantai Tambakrejo dan Pantai Kartika Jaya di Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi berkelanjutan BAF dalam menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kualitas udara melalui rehabilitasi kawasan pesisir.
Program BAF ECO Move tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga mengedepankan kolaborasi lintas pihak.
Dalam pelaksanaannya, BAF melibatkan karyawan, mitra perusahaan, hingga komunitas lokal agar manfaat lingkungan yang dihasilkan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.
Sejak pertama kali digelar pada 2023, BAF ECO Move telah menanam lebih dari 80.000 bibit mangrove di sejumlah daerah di Indonesia.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk mendukung konservasi pesisir sekaligus memperkuat aksi nyata menghadapi perubahan iklim.
Baca juga: Wujud Kepedulian Sosial Perusahaan pada Lingkungan, BAF Gelar Rangkaian BAF ECO Move di 6 Kota
Seremoni penanaman bibit mangrove digelar di Pantai Mangunharjo, Semarang, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan BAF CSR Committee, jajaran manajemen, serta karyawan BAF (BAFers).
Selama empat tahun berturut-turut, BAF telah menanam lebih dari 80.000 bibit mangrove di berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.
Dalam pelaksanaannya, BAF berkolaborasi dengan platform crowdplanting berbasis pemberdayaan masyarakat lokal, LindungiHutan.
Kolaborasi tersebut mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan sosial melalui keterlibatan aktif BAFers dan rekanan perusahaan dalam gerakan penghijauan.
BAF menyebut komitmen berkelanjutan tersebut telah membantu mereduksi emisi karbon lebih dari 214 juta kgCO2eq hingga 31 Januari 2026. Jumlah itu diproyeksikan terus meningkat seiring pertumbuhan bibit mangrove yang telah ditanam.
Associate Director BAF, Ivan Sebastian, mengatakan BAF ECO Move merupakan bentuk komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga kawasan pesisir melalui pelestarian ekosistem mangrove.
"Konsistensi kami selama 4 tahun menanam lebih dari 80.000 bibit pohon mangrove di berbagai lokasi di Indonesia merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan hidup khususnya dalam usaha untuk mengurangi emisi karbon sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup," kata Ivan.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang memiliki tujuan sama, yakni menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kualitas udara.
Ke depan, BAF berharap BAF ECO Move mampu memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari meningkatkan keanekaragaman hayati, membantu mengurangi emisi karbon dioksida, hingga mendorong lebih banyak pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang.