Portal Jembatan Koncer Bondowoso yang Ditabrak Belum Diganti, Truk Dilarang Melintas
Haorrahman July 14, 2026 06:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Portal pembatas kendaraan di Jembatan Koncer, Kelurahan Tamansari, Kabupaten Bondowoso, hingga kini belum diganti setelah rusak akibat ditabrak kendaraan berat beberapa waktu lalu. Forkopimca Bondowoso memperketat pengawasan dengan melibatkan petugas pengatur lalu lintas atau yang dikenal sebagai "Pak Ogah" untuk melarang truk melintas dan mengarahkan ke jalur alternatif.

Portal setinggi 2,2 meter sebelumnya dipasang untuk mencegah truk dan kendaraan roda enam melintasi Jembatan Koncer. Pembatas tersebut dinilai penting karena kondisi jembatan tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan berat.

Jembatan Koncer sendiri menjadi jalur alternatif sejak Jembatan Sentong mengalami kerusakan. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, warga mengeluhkan munculnya lubang pada badan jembatan serta getaran yang terasa setiap kali kendaraan besar melintas.

Forkopimca Bondowoso mengumpulkan para petugas pengatur lalu lintas di sekitar Jembatan Koncer, Selasa (14/7/2026). Mereka diminta mengarahkan seluruh kendaraan berat agar tidak melewati jembatan tersebut.

Baca juga: Portal Jembatan Koncer Bondowoso Baru Dipasang Empat Jam, Langsung Ditabrak Dua Kendaraan

Camat Bondowoso, Suhaji, mengatakan sosialisasi difokuskan kepada para petugas pengatur lalu lintas agar mengalihkan truk ke jalur alternatif.

"Karena kondisi jembatan memang kurang memadai untuk kendaraan-kendaraan berat," jelas Suhaji.

Menurutnya, pemerintah juga akan memberikan arahan mengenai jalur pengalihan sehingga arus lalu lintas tetap berjalan tanpa membebani konstruksi Jembatan Koncer yang memiliki bentang sekitar 50 meter.

Saat ini terdapat empat petugas pengatur lalu lintas yang membantu di kawasan tersebut. Tiga orang merupakan warga Bondowoso, sedangkan satu lainnya berasal dari Kabupaten Jember.

Baca juga: Jembatan Koncer Bondowoso Mulai Diperbaiki, Kendaraan Berat Dialihkan ke Jalur Alternatif

Melintas Malam Hari

Meski pengawasan telah dilakukan, Suhaji mengakui masih ada kendaraan berat yang diduga sengaja melintasi Jembatan Koncer pada malam hari ketika pengawasan berkurang.

"Yang menjadi persoalan justru kendaraan berat yang masuk pada malam hari," ungkapnya.

Pemerintah bersama pihak terkait masih mencari solusi agar pengawasan dapat berlangsung selama 24 jam sehingga kendaraan berat tidak lagi melintas di atas jembatan.

Terkait portal pembatas yang rusak, Suhaji memastikan pemerintah akan memasangnya kembali. Namun hingga kini belum ada jadwal pasti pelaksanaan pemasangan tersebut.

"Portal akan segera dipasang lagi. Kapan tepatnya masih belum bisa dipastikan, tetapi akan segera dipasang kembali," katanya.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai kondisi Jembatan Koncer yang masih bergetar dan munculnya lubang baru, Suhaji mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk memperoleh penjelasan teknis mengenai kondisi jembatan.

"Nanti akan kami komunikasikan dengan pihak BSBK. Secara teknis kami belum mengetahui kondisinya, tetapi akan kami sampaikan saat bertemu dengan mereka," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.