UNIKI Berangkatkan Dosen dan Mahasiswa Ikuti International Benchmarking di Malaysia
Nur Nihayati July 14, 2026 05:38 PM

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen kembali memperluas jejaring internasional dengan memberangkatkan puluhan dosen dan mahasiswa untuk mengikuti program International Benchmarking dan pengabdian internasional di Malaysia.

Program tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (14–15/7/2026), di INTI International University, Malaysia.

Sebelumnya, UNIKI juga telah mengirim empat mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) internasional di Thailand selama dua bulan.

Baca juga: 4 Mahasiswa UNIKI Jalani KKM & PPL Internasional di Thailand Selama 2 Bulan

Kepala Humas UNIKI, Imam Taufik Harahap SH MSi, mengatakan pelepasan peserta dilakukan Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr H Amiruddin Idris SE MSi, dalam sebuah acara sederhana di halaman Kampus Utama UNIKI, Senin (13/7/2026).

Selama berada di Malaysia, para peserta akan mengikuti berbagai agenda akademik, mulai dari diskusi kelembagaan, berbagi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan perguruan tinggi, penguatan jejaring akademik, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan sivitas akademika kedua perguruan tinggi.

Jaga nama Aceh

Dalam sambutannya, Amiruddin Idris berpesan agar seluruh peserta menjadi duta kampus sekaligus duta budaya Aceh selama berada di Malaysia.

"Saudara-saudara tidak hanya membawa nama UNIKI, tetapi juga membawa nama Aceh dan Indonesia. Perkenalkan budaya Aceh kepada dunia internasional melalui berbagai kegiatan, baik seni, budaya, maupun interaksi akademik.

Tunjukkan bahwa UNIKI adalah perguruan tinggi yang berkualitas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya.

Anggota DPRA dari Fraksi PPP itu berharap kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperluas kerja sama internasional serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen UNIKI dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi akademik, benchmarking, dan pengabdian masyarakat di tingkat global.

Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba SE MM, mengingatkan seluruh dosen dan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi etika, moral, dan profesionalisme selama mengikuti kegiatan di luar negeri.

"Jadilah pribadi yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab. Bangun komunikasi yang baik dengan mitra internasional, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, serta membawa pulang berbagai inovasi yang dapat diterapkan di UNIKI," katanya.

Ia menilai program International Benchmarking menjadi salah satu strategi UNIKI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kerja sama lintas negara.

Para dosen dan mahasiswa yang mengikuti program tersebut mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili UNIKI dalam forum internasional.

Mereka berharap pengalaman itu dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, sekaligus mempererat hubungan akademik antara UNIKI dan perguruan tinggi di Malaysia.

Keberangkatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis UNIKI dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan aktif membangun kolaborasi internasional.

Selain memperluas jejaring akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi Aceh dan Indonesia kepada masyarakat internasional melalui diplomasi pendidikan.

Pelepasan peserta turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Dr H Amiruddin Idris SE MSi, Rektor UNIKI Dr Zainuddin Iba SE MM, Wakil Rektor I Dr Mai Simahatie SE MM, Wakil Rektor II Chairul Bariah SE MM, Wakil Rektor III Dr H Kamaruddin MM, serta para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa peserta program. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.