Didominasi Teknik Kimia Industri, Siswa Baru SMKN 2 Cilegon Langsung Dikenalkan Teknologi Tepat Guna
Wawan Perdana July 14, 2026 07:01 PM

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON–Sebanyak 324 siswa baru di SMKN 2 Kota Cilegon, Banten, mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. 

Melalui kegiatan ini, para peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, hingga teknologi tepat guna yang menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah kejuruan tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan Industri SMKN 2 Kota Cilegon, Wahyudin, mengatakan, MPLS menjadi tahapan awal bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan budaya sekolah sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar.

"Tujuan utama MPLS adalah agar siswa baru bisa mengenal lebih dekat lingkungan SMKN 2 Kota Cilegon, mulai dari tata tertib sekolah hingga seluruh fasilitas yang ada. Hari ini ada pengenalan teknologi tepat guna juga untuk siswa baru," ujar Wahyudin kepada Tribun Banten, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, pengenalan tata tertib menjadi materi utama selama pelaksanaan MPLS. 

Menurutnya, pemahaman terhadap aturan sekolah menjadi fondasi penting agar para siswa mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan di lingkungan pendidikan.

"Karena tata tertib merupakan dasar yang harus dipahami siswa. Mereka harus bisa menyesuaikan diri dengan aturan yang berlaku selama menempuh pendidikan di sekolah," katanya.

Baca juga: MBG Kembali Beroperasi: MAN 1, MAN 2 hingga SMKN 2 Cilegon Respons Positif Program Prabowo-Gibran

Selain aturan sekolah, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, termasuk ruang praktik, laboratorium, serta tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi mereka selama belajar di SMKN 2 Kota Cilegon.

Tak hanya itu, siswa juga mulai dikenalkan dengan teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kompetensi keahlian di sekolah. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bekal awal agar peserta didik memiliki gambaran mengenai proses pembelajaran berbasis praktik yang akan dijalani selama tiga tahun ke depan.

Menurut Wahyudin, pengenalan sejak dini terhadap lingkungan sekolah dan fasilitas pembelajaran diharapkan mampu mempermudah proses adaptasi siswa ketika kegiatan belajar mengajar dimulai.

"Dengan begitu, ketika nanti mereka sudah masuk ke proses pembelajaran, tidak mengalami kekakuan atau kebingungan karena sebelumnya sudah mengenal lingkungan sekolah, fasilitas, maupun para guru dan tenaga kependidikan," ujarnya.

Ia menuturkan, pelaksanaan MPLS dimulai sejak Senin (13/7/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (16/7/2026). 

Namun, apabila diperlukan, kegiatan tersebut berpotensi diperpanjang hingga Jumat (17/7/2026).

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMKN 2 Kota Cilegon menerima sebanyak 324 siswa baru yang mengikuti MPLS. 

Rinciannya, sebanyak 252 siswa berasal dari Program Keahlian Teknik Kimia Industri, sedangkan 72 siswa lainnya berasal dari Program Keahlian Kimia Analisis.

Selama masa orientasi, sekolah menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengenalan budaya sekolah sebagai bekal awal bagi para siswa untuk mengikuti pendidikan vokasi. 

Dengan memahami lingkungan sekolah sejak awal, diharapkan seluruh peserta didik dapat beradaptasi lebih cepat dan siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.