Ditegur Jangan Ngebut Saat Mabuk, Buruh di Klungkung Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal
Ida Ayu Suryantini Putri July 14, 2026 10:26 PM

 

 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Seorang buruh harian lepas di Kabupaten Klungkung menjadi korban pengeroyokan setelah menegur pengendara yang diduga mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dalam kondisi mabuk. 

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu gigi, dua gigi lainnya goyang, serta mengalami lebam pada bagian mulut.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terjadi di Jalan Mahoni Nomor 17, Semarapura Kelod, Kecamatan Klungkung, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca juga: Rapat dengan Menteri Perhubungan, Pemkab Klungkung Usulkan Percepat Pembangunan Pelabuhan Kusamba

Korban diketahui bernama I Kadek Indrawan (37), warga Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

Kasus tersebut kini sedang ditangani Satreskrim Polres Klungkung.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang pria yang kini masih dalam penyelidikan melintas menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi sambil membawa minuman tradisional jenis tuak.

Baca juga: WNA Dijambret di Canggu, Korban Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh, Kalung 24 Gram Raib

"Sesampainya di lokasi, pengendara tersebut terjatuh dari kendaraannya. Korban kemudian menghampiri dan menegur agar tidak mengendarai kendaraan secara ngebut," ujar Alit.

Namun, teguran tersebut justru memicu emosi pelaku yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Pelaku kemudian langsung memukul korban.

Tidak lama berselang, sejumlah rekan pelaku datang ke lokasi dan ikut mengeroyok korban hingga mengalami luka cukup serius.

Baca juga: BRIDA Klungkung Bali Evaluasi 170 Inovasi Daerah, Terapkan Reward dan Punishment untuk OPD

Akibat pengeroyokan itu, satu gigi bagian atas korban tanggal, dua gigi lainnya menjadi goyang, serta mulut korban mengalami lebam.

Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Klungkung untuk mendapatkan penanganan hukum.

Alit Purnawibawa mengatakan, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan.

Polisi telah menerima laporan korban dan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti untuk mengungkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Terlapor masih dalam lidik," tegasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.