Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pencetak gol paling mematikan dalam sejarah sepak bola. Baik bersama klub maupun tim nasional, peraih delapan trofi Ballon d’Or ini secara konsisten menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Publik tentu sudah sangat familiar dengan pencapaian luar biasa Messi di level klub, namun kiprahnya bersama tim nasional Argentina sering kali luput dari perhatian—bahkan setelah ia menuntaskan kisahnya dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2022.
Dengan torehan 125 gol dari 205 penampilan dan masih terus bertambah, hanya sedikit negara yang mampu menghentikan Messi ketika berhadapan dengannya. Saat ini, ada 15 negara yang belum pernah dibobol olehnya. Berikut daftar negara-negara tersebut.
Untuk konteks, daftar ini hanya mencakup negara-negara yang benar-benar pernah dihadapi Messi. Jadi, jangan protes karena ia belum pernah mencetak gol melawan Kiribati atau Kepangeranan Sealand—karena mereka memang belum pernah menjadi lawan Argentina.
Debut Messi di tim senior Argentina terjadi pada tahun 2005 melawan Hungaria, dan laga tersebut tetap diingat bukan karena penampilan gemilangnya, melainkan karena ia diusir keluar lapangan hanya 30 detik setelah masuk sebagai pemain pengganti. Ia menerima kartu merah langsung setelah membalas tekel keras, dan sejak saat itu belum pernah mendapat kesempatan untuk menebusnya.
Messi juga pernah dua kali menghadapi Qatar di awal dan akhir karier internasionalnya. Ia selalu membawa Argentina menang, tetapi tak pernah mencetak gol. Dalam laga persahabatan tahun 2005, ia mencatat satu assist, dan pada Copa America 2019 ia memimpin La Albiceleste meraih kemenangan 2-0—namun kembali gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Melawan Norwegia, Messi juga belum pernah mencetak gol—bahkan belum pernah menang sekalipun atas negara Skandinavia tersebut.
Argentina dan Korea Selatan jarang bertemu. Sepanjang sejarah, kedua tim hanya tiga kali berhadapan dan satu-satunya laga yang diikuti Messi terjadi di Piala Dunia 2010. Ia bermain penuh selama 90 menit saat Argentina menang 4-1, namun tak mencetak gol.
Argentina bahkan lebih jarang bertemu Yunani. Kedua pertemuan mereka terjadi di Piala Dunia—tahun 1994 (menang 4-0) dan tahun 2010 (menang 2-0). Dalam laga tahun 2010 itu, Messi bermain sebagai kapten, tetapi kembali gagal mencetak gol.
Pertemuan terakhir Argentina dengan Republik Irlandia—dan satu-satunya di abad ke-21—terjadi dalam laga persahabatan setelah Piala Dunia 2010. Messi tampil, tetapi gol kemenangan dicetak oleh Angel Di Maria.
Walau secara geografis cukup dekat, Argentina dan Kosta Rika jarang bentrok. Sejak 2010, mereka hanya empat kali bertemu dan Argentina selalu menang. Messi hanya tampil sekali, pada fase grup Copa America 2011, di mana ia mencatat dua assist tanpa mencetak gol.
Argentina juga jarang bertemu Swedia. Dalam satu-satunya pertandingan yang diikuti Messi, Argentina menang tipis 3-2 pada laga persahabatan di Friends Arena tahun 2013. Gol-gol Argentina dicetak oleh Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, dan satu gol bunuh diri oleh Mikael Lustig, sementara Messi tidak menambah pundi-pundi golnya.
Trinidad dan Tobago menjadi korban Argentina dalam laga persahabatan jelang Piala Dunia 2014. Argentina menang nyaman, Messi menjadi kapten dan mencatat satu assist—namun lagi-lagi tanpa gol.
Argentina dan Belgia hanya sekali bertemu di abad ke-21, yakni di Piala Dunia 2014. Kedua tim sama-sama berambisi besar, namun hanya satu yang bisa melangkah. Gol tunggal Gonzalo Higuain membawa Argentina menang dan menyingkirkan ‘Generasi Emas’ Belgia dari turnamen di Brasil. Messi tidak mencetak gol dalam laga tersebut.
Satu lagi contoh pertemuan tunggal—Messi memimpin Argentina melawan Rusia di Moskow pada November 2017 dalam laga persahabatan. Argentina menang tipis 1-0 lewat sundulan Sergio Aguero empat menit sebelum laga berakhir.
Melawan Islandia, Messi punya kenangan pahit. Dalam laga pembuka Piala Dunia 2018, ia gagal mengeksekusi penalti yang membuat Argentina harus puas bermain imbang. Itu adalah penalti pertama Messi di ajang Piala Dunia, tidak termasuk adu penalti. Ia juga menghadapi Islandia dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026, hanya mencatat satu assist.
Selama fase grup Piala Dunia 2022, Argentina mengalahkan Polandia berkat gol Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez untuk memastikan tempat di babak 16 besar. Messi tidak mencetak gol pada laga itu, namun melihat bagaimana turnamen tersebut berakhir, tampaknya ia tidak terlalu menyesalinya.
Menjelang Piala Dunia 2026, Argentina menjalani beberapa laga uji coba ringan, termasuk kemenangan telak 6-0 atas Puerto Rico pada November 2025. Messi tidak mencetak gol, tetapi menyumbang dua assist.
Dalam satu laga persahabatan lainnya yang diadakan mendadak setelah pembatalan Finalissima Maret, Argentina menang 2-1 atas Mauritania. Messi hanya bermain selama 45 menit, namun tetap meninggalkan kesan mendalam bagi lawan-lawannya.