Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Dua hari menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Seluruh persiapan memasuki tahap akhir peresmian groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.
Baca juga: Jelang Groundbreaking Blok Masela, Pangdam Perintahkan Pembangunan Landasan Helipad Dipercepat
Baca juga: SBT Punya 35 Ribu Hektare Lahan Sagu, Bupati Yakin Daerahnya Layak Jadi Lokasi PSN Hilirisasi Sagu
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku kembali turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan proyek.
Tepatnya di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd., Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari finalisasi kesiapan pengamanan VVIP, aspek teknis, hingga operasional menjelang agenda kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026.
Selain memastikan kelancaran kunjungan Presiden, pemerintah juga ingin menjamin suksesnya pelaksanaan groundbreaking salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang digadang-gadang menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang sebelumnya telah digelar bersama seluruh pemangku kepentingan.
Seluruh hasil evaluasi dan keputusan rapat dipastikan telah diimplementasikan di lapangan sehingga tidak ada kendala menjelang hari pelaksanaan.
Groundbreaking PSN Blok Masela menjadi momentum penting karena menandai dimulainya pembangunan proyek gas alam berskala nasional.
Proyek ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi Indonesia, meningkatkan investasi, membuka ribuan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Maluku bersama Forkopimda memeriksa secara menyeluruh lokasi yang akan digunakan Presiden RI beserta rombongan.
Mulai dari area utama groundbreaking, panggung VVIP, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden, pusat media, fasilitas kesehatan, jalur evakuasi, area parkir, hingga objek-objek vital yang masuk dalam sistem pengamanan terpadu.
Tak hanya kesiapan fisik, rombongan juga mengevaluasi pola pengamanan yang akan diterapkan selama kunjungan Presiden.
Seluruh skenario pengamanan dikaji kembali, mulai dari pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, objek vital nasional, hingga kesiapsiagaan personel TNI-Polri di setiap titik strategis.
Kapolda: Groundbreaking Blok Masela Momentum Strategis Nasional
Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh hasil rapat koordinasi benar-benar telah diterapkan sehingga pelaksanaan groundbreaking dapat berlangsung aman, lancar, dan sesuai standar pengamanan VVIP.
Ia mengatakan groundbreaking PSN Blok Masela bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi menjadi momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
"Karena itu, kami kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia telah siap dan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini," tegas Kapolda.
Menurutnya, pengamanan yang dilakukan Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada suksesnya kunjungan Presiden, tetapi juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian keamanan bagi setiap proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah.
Ia menegaskan, keamanan merupakan fondasi utama investasi. Ketika situasi kamtibmas terjaga, pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, kepercayaan investor semakin kuat, lapangan kerja terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat.
"Itulah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah, termasuk Groundbreaking PSN Blok Masela," ujarnya.
Pengamanan Berlapis Disiapkan
Kapolda menjelaskan Polda Maluku telah menerapkan sistem pengamanan berlapis yang didukung deteksi dini, pemetaan potensi kerawanan, penguatan koordinasi lintas sektoral, serta kesiapsiagaan personel di seluruh titik strategis.
Seluruh personel yang terlibat juga telah menerima arahan agar menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan humanis sesuai standar pengamanan VVIP.
"Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Paspampres, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan ini," ungkap Kapolda.
Selain aspek pengamanan, Forkopimda juga mengevaluasi kesiapan akses menuju lokasi, sistem komunikasi, layanan kesehatan, pusat informasi media, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Setiap masukan yang ditemukan saat peninjauan langsung ditindaklanjuti oleh panitia pelaksana agar seluruh persiapan benar-benar tuntas sebelum Presiden RI tiba di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, Paspampres, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bukti keseriusan negara dalam mengawal keberhasilan PSN Blok Masela.(*)