TRIBUN-MEDAN.COM,- Bila melihat prakiraan cuaca Sumut hari ini, Rabu 15 Juli 2026, ada enam wilayah di Sumatera Utara yang berpotensi dilanda hujan ringan.
Keenam wilayah itu berpotensi dilanda hujan ringan pada siang atau sore hari.
Hal tersebut disampaikan oleh Lestari Irene Purba, prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan.
Baca juga: BMKG Perkirakan Kota Medan Berpotensi Dilanda Hujan Malam Hari pada 14 Juli 2026
Dilihat Tribun-meda.com dari video yang diunggah di akun Instagram BMKG Wilayah I Medan hari ini pukul 06.30 WIB, pada pagi hari cuaca di Sumut terpantau cerah berawan.
Siang dan sore hari, ada beberapa kawasan yang berpotensi dilanda hujan ringan.
"Siang hingga sore hari cuaca diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Nias Selatan, Padang Lawas, dan Toba," kata Irene.
Baca juga: BMKG Perkirakan 5 Wilayah di Sumut Bakal Hujan Hari Ini Senin 13 Juli 2026
Ia mengatakan, untuk malam hari cuaca di Sumut diperkirakan masih berawan dan berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
"Untuk dini hari cuaca diprakirakan cerah berawan. Suhu udara di Sumatera Utara diprakirakan 14 hingga 34 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen," kata Irene.
Adapun arah angin hari ini bertiup dari arah Barat hingga Timur dengan kecepatan angin 5 hingga 20 Km/jam.
Baca juga: Info Cuaca di Sumut Sabtu 11 Juli 2026, Mayoritas Diguyur Hujan, Langit Tapsel Mendung Sejak Pagi
BMKG Wilayah I Medan turut memantau adanya titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara pada 13 Juli 2026.
Berdasarkan pantauan BMKG, pada tanggal tersebut terdapat 8 titik panas di Sumut.
Kedelapan titik panas itu ada di wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Toba.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini Jumat 10 Juli 2026, 18 Kawasan Berpotensi Diguyur Hujan
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan suhu udara dan angin kencang. Hindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama. Penuhi kebutuhan cairan tubuh serta berhati-hati terhadap pohon, baliho, atau bangunan yang berpotensi terdapat angin kencang," imbau Irene.(ray/tribun-medan.com)