Penyebab SDN 1 Gebang Sragen Hanya Dapat 1 Murid Baru, Kepala Sekolah: Lulusan TK Sedikit
Ryantono Puji Santoso July 15, 2026 08:32 AM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - SDN 1 Gebang, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, hanya mendapatkan satu siswa baru dalam SPMB Sragen tahun ajaran 2026/2027.

Sedikitnya lulusan taman kanak-kanak (TK) di sekitar sekolah menjadi alasan sekolah tersebut hanya mendapatkan satu murid baru.

Kepala SDN 1 Gebang, Listyorini, mengatakan di sekitar SDN 1 Gebang hanya ada lima anak yang lulus dari TK dan naik ke jenjang SD.

Namun, sebagian orang tua memilih melanjutkan pendidikan anaknya ke SD yang lokasinya lebih dekat dengan rumah.

"Hanya sedikit anak yang lulus, namun kebanyakan tidak masuk ke SD kami. Ada yang daftar di SD yang dekat rumahnya," kata Listyorini, Selasa (14/7/2026).

ILUSTRASI. SDN Tegalayu memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (3/7/2026) dengan 5 murid baru. Salah satu murid berhalangan sakit sehingga 4 murid mengikuti MPLS hari pertama.
ILUSTRASI. SDN Tegalayu memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (3/7/2026) dengan 5 murid baru. Salah satu murid berhalangan sakit sehingga 4 murid mengikuti MPLS hari pertama. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Sekolah Sepi Peminat

Listyorini mengatakan sedikitnya jumlah anak di sekitar SDN 1 Gebang juga menjadi alasan sekolahnya sepi peminat.

Saat ini, total siswa yang belajar di SDN 1 Gebang hanya sekitar 35 orang.

Baca juga: Cerita Nenek di Karanganyar Setia Temani Cucu Ikuti Hari Pertama MPLS, Rela Menunggu di Kantin

Rinciannya, kelas 2 hanya berisi lima siswa, kelas 3 dan 4 masing-masing enam siswa, kelas 5 sebanyak tujuh siswa, dan kelas 6 hanya 10 siswa.

"Meskipun sedikit, dari segi pembelajaran efektif. Saya kira anak-anak bisa fokus belajar dan guru-guru bisa fokus mengajar seperti privat," ungkapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.