Bukan Sekadar Adu Skill, Safety Riding Competition Astra Motor Jateng Cetak Duta Keselamatan Berkendara dari Komunitas Honda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kompetisi Safety Riding Regional Jawa Tengah 2026 yang digelar Astra Motor Jawa Tengah resmi berakhir.
Namun, lebih dari sekadar menentukan siapa yang paling mahir mengendalikan sepeda motor, ajang ini menjadi upaya nyata membentuk pelopor keselamatan berkendara dari kalangan komunitas Honda.
Bertempat di Astra Motor Safety Riding Center Mijen, Kota Semarang, puluhan peserta dari berbagai komunitas Honda di Jawa Tengah mengikuti serangkaian ujian yang menguji kemampuan teori hingga praktik berkendara aman.
Baca juga: Mendekatkan Layanan, Astra Motor Jawa Tengah Bantu Jaga Mobilitas Warga hingga Pelosok Daerah
Kompetisi tersebut menjadi salah satu tahapan untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya berpeluang mewakili Jawa Tengah pada ajang Safety Riding Competition tingkat nasional.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Alfian Dian Pradana, mengatakan kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau paling piawai melewati lintasan.
Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan komunitas sepeda motor.
"Astra Motor Jawa Tengah telah mengadakan Safety Riding Competition untuk komunitas Honda Jawa Tengah. Kompetisi tahun 2026 ini bertujuan menjaring skill dari kawan-kawan komunitas sekaligus melihat kemampuan mereka dalam berkendara secara aman," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Alfian, komunitas Honda memiliki peran penting sebagai teladan bagi pengguna jalan lainnya.
Karena itu, kompetisi dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai teknik berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
"Harapan kami, kawan-kawan komunitas Honda Jawa Tengah bisa semakin memahami pentingnya keselamatan berkendara serta meningkatkan skill berkendara yang benar. Tujuan akhirnya adalah menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," lanjutnya.
Dalam kompetisi tersebut, peserta menjalani berbagai tahapan penilaian. Tidak hanya kemampuan mengendalikan sepeda motor melalui lintasan yang menguji keseimbangan dan presisi, peserta juga diuji pemahamannya mengenai teori keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, kemampuan membaca potensi bahaya di jalan, serta teknik mengantisipasi risiko saat berkendara.
Konsep ini sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara yang selama ini diusung Honda melalui slogan #Cari_Aman. Kampanye tersebut menekankan bahwa keselamatan bukan hanya soal keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi juga membangun sikap disiplin, menghormati pengguna jalan lain, dan selalu mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan.
Keberadaan Astra Motor Safety Riding Center di Mijen juga menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Jawa Tengah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Fasilitas ini secara rutin dimanfaatkan untuk pelatihan keselamatan berkendara bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta.
Upaya edukasi ini dinilai semakin penting mengingat sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Korps Lalu Lintas Polri, kendaraan roda dua masih mendominasi keterlibatan dalam kecelakaan lalu lintas.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan dan kesadaran pengendara menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka kecelakaan.
Melalui Safety Riding Competition Regional Jawa Tengah 2026, Astra Motor Jawa Tengah berharap anggota komunitas Honda tidak hanya menjadi pengendara yang terampil, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab dapat semakin meluas, sehingga tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (bud)