BANGKAPOS.COM - Kylian Mbappe gagal menambah koleksi gol saat Prancis menghadapi Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Tim berjuluk Les Bleu tidak menciptakan satu gol pun pada laga krusial tersebut.
Sebaliknya, gawang Prancis kebobolan 2 gol melalui Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 babak pertama melalui titik penalti, dan gol Pedro Porro pada menit ke-58 awal babak kedua.
Kini, perburuan Golden Boot (Sepatu Emas) dari FIFA semakin panas.
Mbappe untuk sementara masih berada di posisi teratas dengan koleksi 8 gol dan 3 assist.
Baca juga: Prancis Skuad Termahal Sejagat Akhirnya Tumbang Jelang Final Piala Dunia 2026
Pesaing terdekatnya adalah pemain bintang Argentina, Lionel Messi yang sama-sama mengantongi 8 gol. Hanya saja Messi kalah jumlah assist.
La Pulga, julukan populer Lionel Messi, baru mengemas 2 assist.
Baca juga: Profil Mikel Oyarzabal Algojo Spanyol yang Merusak Permainan Prancis
Di posisi ketiga ada pemain Norwegia, Erling Haaland dengan 7 gol. Namun, koleksi gol Haaland sudah tamat karena timnya sudah tersingkir.
Pemain Inggris, Jude Bellingham kini menyodok ke posisi keempat dengan jumlah gol 6 plus 1 assist. Catatan Bellingham sama dengan rekan satu timnya, Harry Kane.
Sedangkan Ousmane Dembélé, rekan satu tim Mbappe, bertengker di peringkat lima dengan torehan 5 gol dan 2 assist.
Meski gagal menambah pundipundi gol saat Prancis dikalahkan Spanyol, peluang Mbappe untuk meraih Sepatu Emas pada ajang sepak bola terbesar sejabat ini belum tamat.
Pemain Real Madrid itu masih punya satu pertandingan tersisa, yakni perebutan peringkat ketiga.
Calon lawan mereka pada laga pamungkas yang digelar hari Minggu (19/7/2026) nanti adalah tim yang kalah dalam duel semifinal lainnya, Inggris vs Argentina.
Namun, Lionel Messi berpeluang besar menyalip Mbappe karena Argentina masih memiliki dua laga sisa, yakni saat semifinal melawan Inggris.
Satu laga lagi yaitu, laga terakhir final jika Argentina lolos, atau perebutan tempat ketiga jika kalah dari Inggris.
Sorotan terhadap Jude Bellingham semakin meningkat setelah ia mencetak dua gol saat Inggris mengalahkan Norwegia.
Gelandang Real Madrid tersebut kini tercatat sebagai gelandang paling tajam di Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam gol.
Catatan itu juga membuat Bellingham menjadi gelandang pertama asal Inggris yang mampu mencetak enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Berkat tambahan dua gol ke gawang Norwegia, Bellingham kini menempati peringkat keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan torehan enam gol dan satu assist.
Perolehan golnya sejajar dengan Harry Kane. Namun, Kane berada di bawah Bellingham karena dua dari enam golnya berasal dari titik penalti.
Inggris saat ini memiliki dua pemain di daftar kandidat top skor.
Jika mampu konsisten mencetak gol, bukan tidak mungkin salah satu dari keduanya akan merebut posisi puncak dari Kylian Mbappe.
Berbeda dari tiga semifinalis lainnya, Spanyol menjadi satu-satunya tim yang minim menyumbang pemain di daftar top skor.
Tercatat hanya Mikel Oyarzabal yang berada di daftar persaingan dan kini menempati peringkat ke-10 dengan empat gol dan satu assist.
Meski berat, bukan hal mustahil bagi Oyarzabal untuk bersaing di posisi teratas top skor dengan dua laga tersisa.
Sementara itu, pemain Prancis Ousmane Dembele juga masih memiliki kans untuk merebut gelar top skor meski masih berada di posisi keenam dengan lima gol dan dua assist.
Dembele masih tertinggal tiga gol dari rekan kompatriotnya, Kylian Mbappe di puncak.
Prediksi Peluang Pemain Prancis
Dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal, dua pemain sepak bola Tim RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Gurniawan dan Aldi sama-sama mengatakan Prancisi memiliki pemain hebat.
Kedalaman skuad Prancis juga sudah terbukti mulai dari fase grup hingga tim berjuluk Les Bleus lolos ke 8 besar.
Gurniawan dan Aldi menyoroti tingginya produktivitas gol yang diciptakan pemain Prancis. Satu di antaranya adalah Kylian Mbappé.
Bangkapos.com mencatat, Prancis telah mengemas total 16 gol sepanjang enam pertandingan mereka hingga babak perempat final.
Ketajaman lini serang skuad asuhan Didier Deschamps ini menjadikan mereka salah satu tim paling produktif di turnamen hingga perempat final.
16 gol Prancis disumbangkan Kylian Mbappé 8 gol, Ousmane Dembélé 5 gol, Bradley Barcola 2 gol dan Désiré Doué 1 gol.
Argentina sang juara bertahan menempati posisi teratas soal produktivitas gol hingga babak perempat final.
Argentina telah mengoleksi total 17 gol. Di bawah asuhan Lionel Scaloni, sang juara bertahan tampil sangat produktif sepanjang turnamen dan kini telah memastikan tempat di babak semifinal.
Jumlah pemain Argentina yang mencetak gol juga paling banyak, antara lain Lionel Messi 8 gol, Lautaro Martinez 2 gol, Alexis Mac Allister 1 gol, Julian Alvarez 1 gol, Enzo Fernandez 1 gol, Cristian Romero 1 gol, dan Giovani Lo Celso 1 gol.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Belitung Timur, Endriansyah, melihat ada tantangan berat yang membayangi langkah Tim Tango sepanjang turnamen ini.
"Untuk pertandingan kedua antara Argentina dengan Inggris, kita lihat memang Argentina dalam beberapa pertandingan terakhir ini agak berat di dalam lapangan. Tapi, kayaknya mereka tetap akan memenangkan pertandingan melawan Inggris ini," kata Endrianyah yang saat ini menjabat anggota DPRD Belitung Timur, Senin (13/7/2026).
Apalagi, Argentina saat ini masih memiliki pemain yang merupakan top skor di gelaran tersebut, yakni Lionel Messi.
Status Argentina yang merupakan juara bertahan juga menjadi satu di antara faktor menjagokan Messi dan kawan-kawan untuk ke final.
"Argentina sudah pasti karena pengaruh Lionel Messi. Faktor keberuntungan di beberapa match terakhir ada di Messi, walau pemain lain selalu ikut andil dalam gol tapi seakan semua pemain Argentina itu menjadi satu dengan Messi," kata Endriansyah.
Update Top Skor Piala Dunia 2026
1. Kylian Mbappé, Prancis, jumlah gol: 8, assit: 3, masih 1 kali bertanding pada perebutan tempat ketiga.
2. Lionel Messi, Argentina, gol: 8, assiet: 2, masih 2 kali bertanding di semifinal dan final/perebutan tempat ketiga.
3. Erling Haaland, Norwegia, gol: 7, assiet: 0, tersingkir
4. Jude Bellingham dan Harry Kane, Inggris, gol: 6, assiet: 1, masih 2 kali bertanding di semifinal dan final/perebutan tempat ketiga.
5. Ousmane Dembélé, Prancos, gol: 5, assoet: 2, lolos semifinal
6. Ismaila Sarr (Senegal: tersingkir), Julian Quinones (Meksiko: tersingkir), Vinicius Jr (Brasil: tersingkir), Mikel Oyarzabal (Spanyol: 1 laga tersisa di final) masing-masing 4 gol dan 1 assist.
Analisis Peluang Kandidat Utama
1. Kylian Mbappé (Prancis) — Peluang: 40 persen
Kylian Mbappé saat ini memimpin perburuan berkat keunggulan jumlah assist (3 assist) dibanding pesaing terdekatnya, Lionel Messi.
Kelebihan: Prancis memiliki lini serang yang sangat agresif dan produktif (telah mengemas total 16 gol). Kecepatan eksplosif Mbappé di sisi kiri serta posisinya sebagai eksekutor utama penalti Prancis membuatnya selalu memiliki peluang besar mencetak gol di setiap laga.
Tantangan: Di semifinal, Prancis harus berhadapan dengan pertahanan kokoh Spanyol yang terkenal sangat disiplin dalam memutus aliran bola.
2. Lionel Messi (Argentina) — Peluang: 35 persen
Sang megabintang Lionel Messi tampil luar biasa di turnamen ini dengan torehan 8 gol dan 2 assist. Ia membuktikan bahwa di usia senjanya, visi bermain dan penyelesaian akhirnya masih yang terbaik di dunia.
Kelebihan: Peran Messi di timnas Argentina sangat sentral. Hampir semua skema serangan dan eksekusi bola mati (termasuk penalti) berpusat pada dirinya. Jika Argentina mampu menembus pertahanan Inggris di semifinal, Messi diprediksi kuat akan kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Tantangan: Messi sempat gagal mengeksekusi beberapa penalti di fase sebelumnya, dan Inggris memiliki lini pertahanan fisik yang bisa sangat menyulitkan pergerakannya.
3. Harry Kane & Jude Bellingham (Inggris) — Peluang: 15 persen
Duo andalan The Three Lions ini diam-diam merangsek naik ke papan atas. Jude Bellingham menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Norwegia di perempat final dengan memborong dua gol, sementara Harry Kane tetap menjadi striker murni yang sangat konsisten.
Kelebihan: Inggris datang ke semifinal dengan grafik performa kolektif yang menanjak. Jika salah satu dari mereka mampu mencetak brace atau tampil menggila saat melawan Argentina, mereka bisa langsung menyamai perolehan gol Mbappé dan Messi.
Tantangan: Karena torehan gol mereka terbagi di antara beberapa pemain (Kane 6 gol, Bellingham 6 gol), fokus mencetak gol Inggris tidak tertuju pada satu orang saja, berbeda dengan Prancis yang sangat bertumpu pada Mbappé atau Argentina pada Messi.
4. Erling Haaland (Norwegia) — Peluang: 0 persen (Gugur)
Meskipun mencetak 7 gol yang sangat impresif, perjalanan sensasional Erling Haaland harus terhenti setelah Norwegia dikandaskan Inggris di babak perempat final. Ia dipastikan tidak bisa menambah pundi-pundi golnya lagi.
Prediksi Akhir: Siapa yang Akan Membawa Pulang Sepatu Emas?
(Bangkapos.com/Fifa.com/Kompas.com/Rizky Irianda Pahlevi/Kautsar Fakhri Nugraha)