TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah mobil dan empat sepeda motor terjadi di Jalan Raya Pondok Gede, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026) malam.
Dilaporkan Kompas.com, insiden ini berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB.
Tragedi kecelakaan ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.
Mobil yang melaju dari arah Pondok Gede menuju Asrama Haji diduga kehilangan kendali sebelum menghantam sejumlah sepeda motor dari arah berlawanan.
Kendaraan baru terhenti setelah menabrak pagar sebuah toko tanaman di pinggir jalan.
Seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Asep, mengaku mendengar suara benturan keras.
"Saya pas kecelakaan masih di toko duduk-duduk, belum masuk ke dalam, kejadian jam 23.30 WIB, terus saya dengar suara benturan keras sekali," ujar Asep, Rabu (15/7/2026), dikutip dari Kompas.com.
Setibanya di lokasi, Asep melihat satu unit mobil minibus dan empat sepeda motor dalam kondisi rusak.
Sejumlah korban tampak tergeletak di jalan menunggu pertolongan.
"Itu mobil dari arah Pondok Gede ke Asrama Haji dan motor dari arah baliknya (Asrama Haji ke Pondok Gede), kalau saya lihat ada tujuh korban, ada dua yang boncengan," katanya.
Warga sekitar memberikan pertolongan sebelum petugas kepolisian dan ambulans tiba di lokasi.
Baca juga: KODE Transfer Persija: STY Ungkap Ada Pemain Baru Segera Datang, Eks Timnas Korsel Masuk Radar
Menurut Asep, beberapa sepeda motor mengalami kerusakan berat akibat kerasnya benturan.
Bagian depan mobil juga tampak ringsek.
Ia juga menyebut salah satu korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah.
"Kalau motornya ada dua atau tiga yang hancur. Mobil ringsek di bagian depan. Ada korban yang saya lihat cukup parah, rahangnya seperti bergeser dan sempat muntah-muntah. Korban langsung dibawa ke rumah sakit," tuturnya.
Sementara itu, pemilik toko tanaman, Rio, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari warga sekitar.
Ia mendapati pagar toko miliknya telah rusak akibat dihantam mobil.
"Iya, mobil itu naik sampai nabrak pagar toko tanaman. Mobil datang dari arah Pondok Gede, lalu oleng ke kiri. Saya enggak ada di lokasi, dapat informasi dari warga," kata Rio.
Rio menduga mobil melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya keluar jalur dan menghantam bangunan di tepi jalan.
"Lajunya kencang, jadi menabrak depan toko. Kalau kronologi detailnya saya enggak tahu karena posisi saya tidak di lokasi," ujarnya.
Usai kecelakaan, pengemudi mobil diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Asep mengaku sempat melihat kondisi pengemudi bersama beberapa penumpang di dalam mobil.
Menurut pengamatannya, mereka tidak menunjukkan tanda-tanda berada di bawah pengaruh minuman keras.
"Di dalam yang saya lihat ada empat orang, saya lihat normal-normal saja enggak kelihatan mabuk, kemungkinan ngantuk," ucapnya.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Baca juga: Buka 15 Cabang Baru, LEIT Perkuat Jaringan Kursus Bahasa Inggris di Indonesia
Baca juga: KODE Transfer Persija: STY Ungkap Ada Pemain Baru Segera Datang, Eks Timnas Korsel Masuk Radar
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Tol: Pick Up Terbalik di Karawaci, 2 Insiden Lain Terjadi di Jagorawi-Japek