TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Antrean panjang terjadi di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Tanjungbalai.
Puluhan kendaraan yang terdiri dari truk dan mobil pribadi terjadi di dua SPBU, 14.214.232 dan 14.213.265 untuk hanya mengisi BBM jenis solar.
Fauzi, salah seorang supir truk, mengaku sudah mengantri BBM jenis solar hanya untuk mengisi BBM jenis solar.
Dampaknya, lamanya antrian ini mempengaruhi kinerjanya dalam bekerja untuk mengantar barang.
"Tentunya berdampak, antrian lama ini menghambat kerja kami. Kami harusnya selesai sampai sore, tapi ini antri lama di SPBU bisa sampai malam kerja," ujar Fauzi, Rabu (15/7/2026).
Katanya, antrian ini sudah berlangsung hampir dua bulan dan kini masih terus berlanjut hingga saat ini.
Sementara itu, manager SPBU 14.213.232, Ari Setiawan mengatakan stok BBM di SPBU yang dikelolanya masih dalam kondisi aman.
Baik Pertalite, Pertamax, jingga solar, stok di SPBU yang dikelolanya masih dalam kondisi aman.
"Sejauh ini, kami SPBU di Kilometer 7 Tanjungbalai, masih dalam kondisi pemesanan masih tersedia. Kalau untuk pengirimannya memang di mereka, kami menunggu dari mereka," kata Ari Setiawan.
Katanya, memang setiap BBM solar, setiap masuk selalu terjadi antrian di SPBU yang dikelolanya.
"Setiap solar masuk, pasti terjadi antrian. Kalau antrian memang sebelum-sebelumnya memang sudah antri," ujarnya.
Katanya, antrian ini terjadi dikarenakan beberapa SPBU terdekat juga tidak memiliki stok yang banyak.
(cr2/tribun-medan.com)