Ranking Klasemen di Bawah Veda, Penerus Bagnaia Sudah Tak Betah di Moto3 walau Dapat Podium Lagi
Agung Kurniawan July 15, 2026 04:33 PM

LEVEL UP MTA
Pembalap Level UP - MTA, Matteo Bertelle, berhasil finis ketiga dalam balapan Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, Minggu, 10 Mei 2026.

BOLASPORT.COM - Matteo Bertelle menegaskan keinginannya untuk segera naik ke kategori Moto2 meski dia baru saja mendapatkan hasil podium dalam balapan Moto3 Jerman 2026.

Podium Moto3 2026 berhasil didapatkan Bertelle usai mengakhiri GP Jerman di Sachsenring akhir pekan kemarin dengan finis di urutan ketiga di belakang Brian Uriarte dan Maximo Quiles.

Ini menjadi podium kedua bagi andalan tim LevelUP-MTA tersebut sejak dia dinyatakan finis di urutan kedua pada GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans Mei lalu.

Keberhasilan Bertelle dalam merengkuh finis di urutan ketiga pada GP Jerman belum membuat posisinya di klasemen sementara Moto3 2026 melejit dengan signifikan dari sebelumnya.

Rider asal Italia yang acap kali disebut sebagai penerus Francesco Bagnaia itu masih tertahan di peringkat kesembilan dengan torehan total 60 poin dari 11 balapan yang sudah dijalani.

Meski masuk dalam 10 besar, hasil tersebut terbilang kurang memuaskan untuk seorang rider yang sudah berkompetisi di kelas Moto3 secara penuh sejak musim 2022 ini.

Pasalnya, Bertelle masih kalah dari nama-nama baru, salah satunya adalah pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama.

Walau sama-sama sudah mengemas 2 podium sejauh ini, posisi andalan Honda Team Asia tersebut masih lebih baik dari Bertelle dengan berada di peringkat keenam klasemen sementara.

Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut berada di ranking cukup jauh dari Bertelle dengan sudah mendapatkan 90 poin.

Terlepas dari fakta kalah konsisten dari Veda yang berlabel sebagai rookie atau pendatang baru, keberhasilan Bertelle dalam meraih podium di GP Jerman lalu mengundang sorotan dari Bagnaia.

Bertelle menyebut bahwa rekan setim Marc Marquez di Ducati itu memberikan apresiasi yang besar kepadanya dan berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama lagi.

"Saya senang mendengarnya," kata Bertelle, dilansir BolaSport.com dari laman GPOne.

"Di masa lalu, saya beberapa kali berkunjung ke Ranch dan terjalin hubungan yang baik dengan mereka semua, saya senang, semoga ada kesempatan untuk berlatih bersama mereka di masa depan.”

Menjalani 5 musim di kelas Moto3 hingga sejauh ini membuat Bertelle mengungkap kemungkinannya untuk beralih ke kategori yang lebih tinggi pada musim depan.

Dia ingin segera naik ke kelas Moto2 setelah melihat postur tubuhnya yang tidak ideal lagi untuk melaju di atas motor spesifikasi Moto3 yang memang lebih kecil.

Masalah distribusi berat badan ini juga ditengarai menjadi kendala Bertelle untuk bisa melejit dan beradu cepat di lintasan melawan rider berpostur lebih kecil seperti Veda.

"Sejujurnya, saya ingin segera pindah ke kategori kelas Moto2 di mana motornya lebih besar karena Moto3 mulai terasa terlalu kecil bagi saya," kata Bertelle.

"Saat di rumah, saya tidak ingin berlatih hanya untuk menjadi se-ringan mungkin, saya ingin berlatih dengan baik dan berkembang."

"Semuanya mulai terasa menegangkan, mulai dari berat badan hingga latihan, Anda harus sempurna karena setiap detail membuat perbedaan di kategori ini," imbuhnya.

Kendati telah menggulirkan wacana untuk naik ke Moto2, Bertelle sendiri belum memastikan masa depannya terlebih setelah dia berkaca dari performanya di lintasan sejauh ini.

“Saya tidak tahu, ini dunia yang sulit, penuh dengan ekspektasi, jika Anda tampil bagus, semua orang menginginkan Anda," ucap Bertelle.

"Tapi begitu Anda menjalani balapan dan tidak memenuhi ekspektasi, mereka langsung mengecammu ( tertawa), saya berharap dan percaya akan hal itu, saya benar-benar memberikan segalanya."

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.