- Warner Bros. baru saja merilis cuplikan perdana dari film terbaru mereka yang berjudul DIGGER. Dari trailer berdurasi 2 menit 39 detik tersebut, film ini menjanjikan sebuah sajian satire komedi berbalut ketegangan bencana global yang sangat unik.
Mengangkat premis tentang keserakahan korporasi, krisis iklim, dan manipulasi informasi, DIGGER siap membawa penonton ke dalam kekacauan yang absurd namun terasa dekat dengan realitas.
Arogansi Korporasi di Ujung Tanduk
Cerita bermula ketika seorang ilmuwan atau pengawas lingkungan bernama Sandy Clarkson menemui Mr. Rockwell, seorang pengusaha kelas kakap yang arogan. Sandy memperingatkan adanya pergeseran masif pada sebuah gletser (bongkahan es raksasa) sejauh lima kaki di Greenland.
Bukannya panik, Mr. Rockwell malah meremehkan ancaman tersebut dengan membandingkan ukuran retakan gletser dengan meja kerjanya dan menolak menutup platform bisnisnya yang bernilai miliaran dolar. Baginya, uang dan investasi jauh lebih berharga daripada peringatan sains.
Bencana Global Senilai 18 Triliun Dolar
Namun, arogansi tersebut berbuah petaka besar. Ancaman gletser itu berubah menjadi bencana berskala global. Dalam sebuah rapat darurat di Gedung Putih, penasihat presiden bernama Ganesh memperingatkan sang Presiden bahwa negara sama sekali tidak siap menghadapi bencana dengan skala sebesar ini.
Kerugian materiil diprediksi mencapai $18 triliun, belum termasuk ancaman kebocoran limbah nuklir yang mengerikan. Di tengah kepanikan tersebut, sang Presiden menunjuk satu orang yang dianggap bertanggung jawab sekaligus mampu menyelesaikan kekacauan ini yaitu seorang pria eksentrik bernama Digger.
"Jika Kita Tidak Bisa Mengontrol Alam, Kontrol Narasinya"
Digger adalah sosok sentral yang tampaknya menjadi dalang di balik proyek bermasalah tersebut, namun kini ia ditugaskan kembali untuk menyelamatkan dunia. Alih-alih menggunakan sains murni, pendekatan Digger sangat sinis dan penuh taktik manipulasi media.
Salah satu kutipan ikoniknya di trailer menegaskan inti dari film ini "Jika kita tidak bisa mengontrol jalannya alam, setidaknya kita bisa mengontrol narasinya."
Saat situasi makin tidak terkendali dan bongkahan es mengancam peradaban, sang Presiden justru menantang balik alam dengan seruan liar.
Digger pun mulai menyusun strategi untuk membungkus kebenaran yang pahit menjadi sebuah cerita yang bisa diterima oleh masyarakat luas.
Menampilkan lagu latar ikonis "Burning Down the House" dari Talking Heads, trailer ini ditutup dengan aksi-aksi dengan ledakan ekstrem, kepanikan massal, dan Digger yang dengan santai menggendong kucing kesayangannya di tengah kekacauan global.
DIGGER tampaknya akan menjadi sebuah refleksi tajam tentang bagaimana dunia modern menangani krisis yakni bukan dengan solusi nyata, melainkan dengan perang narasi dan keputusan politik yang gila.
Daftar Pemeran Film
Tom Cruise sebagai Digger Rockwell. Sang aktor legendaris ini memerankan karakter utama titular, seorang konglomerat minyak eksentrik dan "pria paling berkuasa di dunia" yang bertransformasi total untuk penampilannya di film ini.
John Goodman sebagai Presiden Amerika Serikat, tokoh yang berhadapan langsung dengan kepanikan krisis global senilai $18 triliun.
Riz Ahmed yang memerankan karakter bernama Ganesh, penasihat Gedung Putih yang memperingatkan ancaman bencana gletser.
Tanggal Rilis
Film komedi satir bertema bencana ekologis ini dijadwalkan akan tayang secara global di bioskop dan layar IMAX mulai akhir September hingga awal Oktober 2026. Namun untuk tanggal tayang di Indonesia masih belum diumumkan.
(*)