TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan geng motor di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Rabu (15/7/2026).
Rakor dihadiri Bupati Merangin M Syukur bersama unsur Forkopimda, Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Kejaksaan Negeri Merangin, MUI Merangin, Korwil BIN, kepala OPD, serta perwakilan kepala sekolah dan siswa.
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi mengatakan kondisi keamanan di Kabupaten Merangin hingga saat ini masih kondusif. Menurutnya, yang ada di Merangin adalah komunitas motor, bukan geng motor.
Baca juga: Diskominfo Merangin Jambi Gelar Nobar Piala Dunia, Spanyol Melaju ke Final Usai Tekuk Prancis
"Di Merangin tidak ada geng motor, yang ada adalah komunitas motor. Bedanya jelas, geng motor itu identik dengan kekerasan, tindakan anarkis, dan perbuatan yang merugikan masyarakat serta mengarah ke tindak kriminal," jelas AKBP Kiki Firmansyah Efendi.
Meski demikian, ia menegaskan langkah antisipasi tetap perlu dilakukan agar komunitas motor tidak berkembang menjadi kelompok yang meresahkan masyarakat.
Bupati Merangin M Syukur mengapresiasi langkah Polres Merangin yang menginisiasi rakor tersebut sebagai upaya menjaga keamanan daerah.
"Alhamdulillah, di Merangin tidak ada geng motor. Merangin adalah kabupaten tua yang masih sangat menjunjung tinggi adat istiadat dan warganya terkenal ramah. Kalau ada tamu, pasti dijamu makan," ungkap M Syukur.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.
"Kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Mungkin mereka bukan anak-anak kita, tapi mereka adalah harapan kita. Siapa tahu di masa mendatang, ada anak Merangin yang menjadi presiden," harap M Syukur.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas Menolak Segala Aktivitas Geng Motor di Kabupaten Merangin oleh Bupati, Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, serta perwakilan kepala sekolah.
Melalui komitmen tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi dalam mengawasi dan membina para remaja agar terhindar dari pergaulan negatif dan tindak kriminal jalanan.