Baca juga: Sumsel United Ditinggal Kiper Utama di Liga 2 Musim 2026/2027, Dicki Agung Resmi Gabung PSPS
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Manajemen klub sepak bola kebanggaan Sumatera Selatan (Sumsel), Sumsel United, akhirnya mulai bersuara terkait komposisi skuad yang akan mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Pelatih anyar Sumsel United, Muhammad Nasuha, mengonfirmasi bahwa saat ini sudah ada dua nama pemain pilar dari musim lalu yang dipastikan bertahan memperkuat klub berjuluk Laskar Juaro tersebut.
Kedua pemain yang dipastikan tetap berseragam merah khas Laskar Juaro adalah penyerang sayap kanan lincah, Tomi Darmawan, serta penjaga gawang andalan asal Kabupaten Musi Rawas, Panggih Triatmojo.
"Untuk proyeksi skuad saat ini, baru Tomi dan Panggih yang sudah dipastikan bertahan bersama kami," ujar Muhammad Nasuha saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).
Tomi Darmawan merupakan pemain kelahiran Lampung yang tumbuh besar di Kota Palembang.
Pemain bernomor punggung 22 ini dikenal memiliki keunggulan dalam hal kecepatan akselerasi serta kemampuan olah bola (dribbling) mumpuni di sektor sayap kanan.
Pada era kepelatihan Nil Maizar musim lalu, Tomi kerap diandalkan sebagai pemain pengganti super (supersub) yang mampu memecah kebuntuan di menit-menit krusial saat menggantikan sayap utama, Rachmad Hidayat.
Baca juga: Legend Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu Jadi Pelatih Kiper Sumsel United
Sepanjang musim lalu, Tomi sukses mencatatkan 24 penampilan dan menyumbang 1 gol untuk Sumsel United.
Sementara itu, penjaga gawang Panggih Triatmojo yang baru saja melepas masa lajangnya juga dipastikan tetap mengawal mistar gawang Laskar Juaro.
Meskipun hanya memiliki postur tinggi badan 177 sentimeter, kiper asli daerah Sumsel ini dikenal memiliki kelebihan pada aspek lompatan vertikal (vertical jump) yang sangat tinggi.
Karakteristik refleks dan ketangkasannya di bawah mistar gawang kerap membuat publik membandingkannya dengan kiper legendaris Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu.
Pada musim lalu, Panggih sempat menepi beberapa pekan akibat cedera, sehingga ia lebih banyak diplot sebagai pelapis Dicki Agung Setiawan.
Kendati hanya mencatatkan 7 penampilan akibat terkendala pemulihan fisik, performa impresifnya dengan torehan 24 kali penyelamatan krusial dinilai tim kepelatihan baru sudah cukup kuat untuk mempertahankan posisinya di dalam skuad.
Hingga saat ini, pelatih kepala Muhammad Nasuha masih enggan membeberkan nama-nama pemain lain yang masuk daftar bertahan.
Mantan bek tim nasional Indonesia tersebut mengaku masih melakukan analisis mendalam guna menyesuaikan komposisi pemain dengan skema formasi taktis (starting line-up) yang akan ia terapkan untuk meracik kekuatan Sumsel United menyambut musim kompetisi 2026/2027.