TRIBUNNEWS.COM - Live score hasil Inggris vs Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Duel ini kembali menghidupkan rivalitas klasik antara dua negara yang memiliki sejarah panjang di panggung Piala Dunia.
Inggris berambisi mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 1966. Sementara Argentina datang dengan status juara bertahan dan bertekad mempertahankan trofi yang mereka raih empat tahun lalu.
Pemenang pertandingan Inggris kontra Argentina sudah ditunggu Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026.
Selain itu, duel Inggris vs Argentina ini sudah dipreksi oleh Arnan Binafsihi selaku wakil ketua Oranje Indonesia. Lantaranya keduanya memiliki peringkat top four di ranking FIFA.
"Untuk kandidat juara, pasti tidak jauh-jauh dari top 10 ranking FIFA. Ada Spanyol, Prancis, Inggris, termasuk juara bertahan Argentina," ujar Arnan Binafsihi dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Link <<<
Link <<<
Inggris mencapai semifinal turnamen besar untuk keempat kalinya sejak 2018, menyamai jumlah semifinal yang mereka raih sepanjang sejarah sebelumnya.
Meski demikian, perjalanan The Three Lions menuju empat besar Piala Dunia 2026 tidak selalu berjalan mulus.
Setelah melewati fase grup, pasukan Thomas Tuchel harus bekerja keras saat menghadapi DR Kongo sebelum meraih kemenangan dramatis atas Meksiko.
Pada babak perempat final, Inggris kembali mendapat ujian berat ketika menghadapi Norwegia.
Jude Bellingham menjadi salah satu aktor penting kebangkitan The Three Lions. Dua golnya membantu Inggris membalikkan keadaan sebelum akhirnya mengalahkan Norwegia setelah melalui babak perpanjangan waktu.
Hasil tersebut membuat Inggris kini mencatatkan empat kemenangan beruntun dengan selalu mencetak setidaknya dua gol dalam setiap pertandingan.
Namun, lini pertahanan masih menjadi perhatian Thomas Tuchel menjelang menghadapi Argentina.
Jarell Quansah dipastikan absen karena masih menjalani hukuman skorsing, sementara kondisi Reece James membuatnya belum tentu tampil sejak menit pertama.
Ezri Konsa atau Djed Spence menjadi opsi untuk mengisi posisi bek kanan, sedangkan John Stones dan Marc Guehi diperkirakan menjadi duet di jantung pertahanan.
Kabar baiknya, Declan Rice disebut telah pulih dari kondisi kurang fit yang sempat memengaruhi penampilannya saat melawan Norwegia.
Di lini serang, Inggris kembali mengandalkan Harry Kane dan Jude Bellingham. Keduanya telah mengoleksi enam gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Baca juga: Tema Semifinal Piala Dunia 2026: Argentina Menjemput Takdir, Inggris Melawan Crash
Argentina datang ke semifinal dengan catatan yang tidak kalah impresif.
La Albiceleste memburu tiket final untuk mempertahankan gelar juara dunia sekaligus menjaga rekor sempurna mereka di semifinal Piala Dunia.
Sepanjang sejarah, Argentina tercatat selalu berhasil melaju ke final setiap kali mencapai babak empat besar.
Tim racikan Lionel Scaloni harus melalui perjalanan berat pada fase gugur Piala Dunia 2026.
Setelah melewati perlawanan Tanjung Verde, Argentina melakukan comeback luar biasa ketika menghadapi Mesir di babak 16 besar.
Sempat tertinggal 0-2 hingga 11 menit menjelang pertandingan berakhir, Lionel Messi dan kolega berhasil membalikkan keadaan.
Argentina kemudian kembali mendapat perlawanan sengit dari Swiss di perempat final sebelum Julian Alvarez menjadi pembeda melalui golnya pada babak perpanjangan waktu.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-13 Argentina secara beruntun sejak September lalu.
Ketajaman lini depan juga menjadi salah satu kekuatan utama La Albiceleste.
Argentina telah mengemas 17 gol sepanjang Piala Dunia 2026 dan mencetak tiga gol dalam masing-masing empat pertandingan terakhir mereka.
Lionel Messi masih menjadi tumpuan utama dengan koleksi delapan gol sekaligus berada di barisan terdepan dalam persaingan Sepatu Emas.
Di lini depan, Scaloni harus memilih antara Julian Alvarez atau Lautaro Martinez untuk mendampingi Messi.
Pickford; Konsa, Stones, Guehi, O'Reilly; Rice, Anderson; Saka, Bellingham, Gordon; Kane.
Pelatih: Thomas Thucel
Emiliano Martinez; Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; Paredes; De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister; Messi, Julian Alvarez.
Pelatih: Lionel Scaloni
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)