Harga BBM Kamis 16 Juli 2026 di DIY, Meski Mahal, PNS Jogja Pakai Pertamax Turbo: Demi Mesin Sehat
Ika Putri Bramasti July 16, 2026 08:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memicu antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), termasuk di SPBU Lempuyangan, Kota Yogyakarta. 

Pengendara roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mengisi tangki kendaraan mereka setelah adanya penyesuaian harga BBM.

Kondisi tersebut membuat aktivitas di SPBU menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari biasanya.

Sejumlah pengendara mengaku tetap harus membeli BBM sesuai kebutuhan meski harus mengeluarkan biaya lebih besar akibat kenaikan harga.

Salah satunya Alvredo, seorang aparatur sipil negara (ASN) di Yogyakarta. Ia mengaku tetap memilih menggunakan Pertamax Turbo untuk kendaraan pribadinya meski harganya lebih mahal dibandingkan Pertalite.

Menurut Alvredo, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai penggunaan BBM dengan nilai oktan yang lebih tinggi lebih sesuai dengan spesifikasi mesin motornya sehingga dapat menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang.

"Saya tetap memilih Pertamax Turbo meski harganya lebih mahal. Memang Pertalite lebih murah, tetapi saya ingin menjaga kondisi mesin motor agar tetap sehat dan performanya tetap optimal," ujar Alvredo saat ditemui TribunStyle.com di SPBU Lempuyangan Kamis 15 Juli 2026.

Pengendara roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mengisi tangki kendaraan di SPBU Lempuyangan, Kota Yogyakarta Kamis 15 Juli 2026.
Pengendara roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mengisi tangki kendaraan di SPBU Lempuyangan, Kota Yogyakarta Kamis 15 Juli 2026. (TribunStyle.com/Ika Bramasti)

Baca juga: Harga BBM Kamis 16 Juli 2026, Pertalite di SPBU Lempuyangan Antre, ASN Jogja Terpaksa Beli Pertamax

Meski demikian, Alvredo mengakui kenaikan harga BBM nonsubsidi berdampak langsung terhadap pengeluaran bulanannya. 

Sebagai pengguna harian kendaraan bermotor, ia harus menyiapkan anggaran lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Menurutnya, biaya transportasi menjadi salah satu pos pengeluaran yang kini semakin meningkat.

Kendati demikian, ia belum berencana beralih ke BBM bersubsidi karena mempertimbangkan kebutuhan mesin kendaraannya.

"Kalau dihitung, pengeluaran untuk BBM tentu jadi lebih besar. Mau tidak mau harus menyesuaikan anggaran karena kendaraan dipakai setiap hari untuk beraktivitas," katanya.

Alvredo berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat mempertimbangkan kebijakan yang mampu menurunkan harga BBM nonsubsidi sehingga beban masyarakat, khususnya pengguna BBM berkualitas tinggi, dapat berkurang.

"Saya berharap harga BBM nonsubsidi bisa turun lagi supaya pengeluaran tidak semakin membengkak. Kalau harganya lebih terjangkau tentu akan sangat membantu, apalagi bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada kendaraan pribadi," tuturnya.

Meski harga BBM mengalami kenaikan, aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU Lempuyangan tetap berjalan normal.

Antrean kendaraan perlahan terurai setelah petugas mengatur arus kendaraan yang masuk ke area pengisian.

Update Harga BBM Kamis 16 Juli 2026

ANTRE PANJANG BBM PERTALITE - Antrean panjang pembelian BBM Pertalite masih panjang, khususnya pesepeda motor, masih tampak di SPBU Klodran, Colomadu Karanganyar Jawa Tengah Selasa 23 Juni 2026 pukul 17.00 WIB jelang petang.
ANTRE PANJANG BBM PERTALITE - Antrean panjang pembelian BBM Pertalite masih panjang, khususnya pesepeda motor, masih tampak di SPBU Klodran, Colomadu Karanganyar Jawa Tengah Selasa 23 Juni 2026 pukul 17.00 WIB jelang petang. (TribunStyle.com/ Agung Budi Santoso)

Harga BBM di seluruh wilayah Indonesia bisa dipantau dari laman resmi Pertamina Patra Niaga.

Dalam laman tersebut, ditampilkan harga Pertalite, Pertamax Turbo, hingga Dexlite.

Pada 1 Juli 2026, Pertamina resmi memperbarui harga sejumlah BBM nonsubsidi.

Lantas, berapa harga BBM pada Kamis, 16 Juli 2026 khususnya untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta?

Prov. Jawa Tengah

Pertamax Turbo: Rp19.300 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp20.750)
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax: Rp.16.250
Pertalite: Rp.10.000
Pertamina Dex: Rp21.150 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp24.800)
Dexlite: Rp19.700 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp23.000)
Pertamina Biosolar Nonsubsidi: -
Pertamina Biosolar Subsidi: Rp6.800

Prov. DI Yogyakarta

Pertamax Turbo: Rp19.300 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp20.750)
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax: Rp.16.250
Pertalite: Rp.10.000
Pertamina Dex: Rp21.150 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp24.800)
Dexlite: Rp19.700 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp23.000)
Pertamina Biosolar Nonsubsidi: -
Pertamina Biosolar Subsidi: Rp6.800

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.