TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Misteri penemuan kerangka manusia di area perkebunan pohon jati di Desa Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, mulai menemukan titik terang. Hasil autopsi mengungkap bahwa kerangka yang ditemukan warga pada Senin (13/7/2026) itu merupakan seorang perempuan dewasa.
"Hasil pemeriksaan melalui tulang belulang jenazah kami dapatkan bahwa kerangka manusia tersebut berjenis kelamin perempuan, dengan usia dewasa," kata dokter RS Bhayangkara Ipda drg. Yurinda Reygita kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Yurinda mengatakan, tim forensik masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan identitas korban.
Salah satunya melalui pemeriksaan jaringan atau histopatologi yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi.
"Selanjutnya kami serahkan kepada penyidik. Sudah kami laksanakan pemulasaran serta sudah kami serahkan jenazah kepada penyidik," ungkap Yurinda.
Diduga Wanita yang Hilang Juni Lalu Di lokasi yang sama, seorang perempuan bernama Nuryanah (35), warga Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, mengaku menduga kerangka tersebut merupakan adiknya yang telah lama hilang.
Dugaan itu muncul setelah polisi menunjukkan ciri-ciri korban, termasuk pakaian dan rambut.
"Pak polisi bilang ada rambut yang disambung, (serasa mengenali itu sebab) dari pakaiannya, dari rambunya," kata Nuryanah.
Nuryanah mengatakan, adiknya sudah tidak bisa dihubungi sejak terakhir berkomunikasi pada 29 Juni 2026.
Sebelum putus kontak, perempuan yang berstatus janda itu sempat memberi kabar kepada anaknya bahwa dirinya akan menginap di rumah seorang teman.
Nuryanah berharap polisi dapat mengungkap penyebab kematian sekaligus menangkap pelaku jika adiknya memang menjadi korban tindak pidana.
"Orang yang berbuat itu (dugaan pembunuhan) kepada adik saya mudah-mudahan terungkap," tutup Nuryanah.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.