TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera bersama TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para pihak terkait, terus mengintensifkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Pada Selasa (15/7/2036) petang, tim gabungan berhasil menuntaskan operasi pemadaman di lokasi Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.
Operasi yang memasuki hari ketiga tersebut dilaksanakan oleh satu tim Manggala Agni Daops Dumai bersama tim dari instansi lainnya.
Luas area terdampak diperkirakan mencapai 7,5 hektare dan saat ini telah dinyatakan padam.
Sementara itu, operasi pemadaman di Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, pada Kamis (16/7/2026) ini telah memasuki hari ketiga.
Tim Manggala Agni Daops Dumai bersama unsur gabungan masih berupaya mengendalikan api di area dengan estimasi luas sekitar 10 hektare.
Hingga sore kemarin, kebakaran belum sepenuhnya dapat dipadamkan sehingga operasi akan dilanjutkan pada hari ini.
Proses pemadaman menghadapi kendala berupa bahan bakaran yang melimpah serta tiupan angin yang cukup kencang.
Baca juga: Polisi Periksa Lima Saksi untuk Ungkap Kematian dr Alex yang Ditemukan Tewas di Siak
Baca juga: Prakiraan Cuaca Riau, Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan hingga Dini Hari
Operasi di lokasi ini juga mendapat dukungan water bombing.
Di Kabupaten Bengkalis, operasi pemadaman memasuki hari kedua, dilakukan di Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, yang berbatasan dengan Desa Samsam, Kecamatan Kandis.
Luas area terdampak diperkirakan sekitar 4 hektare dengan vegetasi berupa pakisan dan semak belukar.
Kondisi bahan bakaran yang melimpah menyebabkan api masih aktif, sehingga dukungan water bombing terus dilakukan.
"Untuk memperkuat penanganan di lapangan, pada hari ini akan ditambah satu regu Manggala Agni dari Daops Pekanbaru," ujar Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto.
Ia bilang, seluruh personel Manggala Agni bersama stakeholder terkait tetap berkomitmen melakukan penanganan secara maksimal hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.
"Sinergi Manggala Agni bersama seluruh stakeholder menjadi kunci dalam percepatan pengendalian Karhutla di Riau. Kami terus mengoptimalkan pemadaman darat yang didukung operasi udara pada lokasi-lokasi yang masih memiliki api aktif. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, sembari memastikan setiap lokasi yang telah dipadamkan dilakukan pendinginan agar tidak terjadi penyalaan kembali," sebut Ferdian.
Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan agar penanganan karhutla dapat berlangsung secara cepat, terpadu, dan efektif.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)