Pada tahap pertama masih terdapat sejumlah data yang belum dapat disalurkan karena proses pencarian korban maupun kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi. ALFIAN, Plt Kadis Sosial Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bupati Bireuen, Ir Mukhlis ST secara simbolis menyerahkan santunan tahap II kepada korban luka berat/ringan, dan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir pada akhir November 2025 lalu.
Penyerahan santunan yang anggarannya bersumber dari Kementerian Sosial RI diterima ahli waris, dan juga korban luka berat secara tunai di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (15/7/2026).
Amatan Serambi, para ahli waris maupun korban luka berat dari berbagai gampong datang satu persatu ke pendopo Bupati Bireuen. Lalu, mereka menyerahkan bukti identitas seperti foto copy KK maupun KTP kepada petugas yang sudah menunggu. Kemudian, berkas itu dicocokkan dengan data sebelumnya bersama tim dari Kementerian Sosial RI.
Penyaluran bantuan turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Indra, Plt Kepala Dinas Sosial Bireuen, Dr Alfian MPd, serta para penerima santunan yang terdiri atas korban luka berat/ringan, dan ahli waris korban meninggal dunia. Santunan tahap dua diberikan kepada 19 korban luka berat, dan 13 ahli waris korban meninggal dunia.
Plt Kadissos Bireuen, Alfian MPd mengatakan, ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp15.000.000. Sdangkan korban luka berat/ringan memperoleh santunan sebesar Rp5.000.000.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bireuen.
Menurut Alfian, penyaluran santunan tahap II dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang panjang. “Pada tahap pertama masih terdapat sejumlah data yang belum dapat disalurkan karena proses pencarian korban maupun kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi,” sebut Plt Kadis Sosial Bireuen.
Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan secara cermat melalui verifikasi lapangan yang melibatkan pemerintah gampong, aparatur kecamatan, serta tim medis untuk memastikan kategori korban, baik luka berat maupun luka ringan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan dampak bencana di Kabupaten Bireuen dapat terus berlanjut.
Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, terus berupaya menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyaluran berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat terdampak, sesuai arahan Bupati agar pelayanan kepada korban bencana terus dioptimalkan.
Edy Nur, seorang ahli waris penerima bantuan atas nama orang tuanya, Sudirman, warga Keurumbok, Kutablang, menyampaikan terimakasih kepada Pemkab, dan Kementerian Sosial atas perhatian kepada korban banjir. “Terimakasih kepada semuanya atas dikucurkan santunan ini,” ujarnya. (yus)
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis saat menyerahkan santunan menyampaikan, seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah pusat diberikan sepenuhnya kepada masyarakat yang berhak menerimanya berdasarkan data yang sudah diverifikasi oleh pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan, dampak bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak sektor pertanian, tambak, permukiman, dan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, setiap bantuan yang diterima memiliki arti penting dalam membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan berdoa agar proses penanganan pasca bencana dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap daerah terdampak, meskipun bencana serupa juga terjadi di beberapa provinsi lain yang membutuhkan penanganan secara bersamaan.
“Semoga masyarakat yang belum menerima bantuan dapat segera memperoleh haknya sesuai proses yang sedang berjalan. Pemerintah akan terus berupaya memaksimalkan penyaluran bantuan, dan kita berharap.bersama-sama dapat bangkit dari musibah ini,” ujar Bupati.(yus)