Kalirejo Jadi Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, Bangun Jalan Cor Sepanjang 668 Meter
Hari Susmayanti July 16, 2026 11:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulon Progo kembali melakukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung untuk Tahap III di Tahun 2026 ini.

Pelaksanaannya resmi dimulai pada Rabu (15/07/2026) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.

Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo, Lettu Inf Adi Mardiyanto mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 akan difokuskan di Padukuhan Plampang I, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap.

"Pelaksanaannya berlangsung selama 30 hari, dari 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang," kata Adi.

Pelaksanaannya berupa pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik berupa jalan rabat beton sepanjang 668 meter dan lebar 3 meter serta upaya rehabilitasi terhadap rumah ibadah setempat dalam bentuk plester dinding dan pengecatan.

Sedangkan untuk nonfisik, kegiatannya berupa bimbingan dan penyuluhan ke masyarakat.

Materinya yaitu wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, pencegahan narkoba, serta pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Edukasi kesehatan juga kami berikan seperti upaya pencegahan stunting dan penyakit menular seperti TBC," ujar Adi.

Baca juga: Sering Tiba-Tiba Lupa Mau Bilang atau Mau Ngapain? Ini Penyebabnya

Total anggaran yang disiapkan untuk TMMD Sengkuyung Tahap III ini sekitar Rp 257,5 juta.

Anggaran bersumber dari APBD Kulon Progo senilai Rp 182,5 juta serta APBD DIY senilai Rp 75 juta.

Adi mengatakan sekitar 70 personel gabungan dikerahkan untuk kegiatan TMMD kali ini.

Mereka terdiri dari 30 personel TNI dan POLRI, 10 orang relawan, serta 30 orang dari unsur masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

"Kami berharap pelaksanaan TMMD ini bisa mencapai target yang telah ditetapkan," katanya.

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 dihadiri pula oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko.

Ia mengatakan TMMD adalah program strategis yang mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sinergi tersebut mampu mempercepat pembangunan di pedesaan. Tak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi jug membangun semangat kebersamaan dan menumbuhkan kembali budaya gotong-royong.

"Saya mengajak seluruh warga Kalirejo untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan TMMD ini," jelas Ambar.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.