Tampang Empat Pelaku Pengeroyokan Penjaga Perlintasan Kereta di Garut Akhirnya Terungkap
Lulu Adzizah F July 16, 2026 01:42 PM

- Identitas empat pelaku pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Keempat pelaku telah ditangkap jajaran Polres Garut bersama Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat setelah sempat menjadi buronan. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam perkara tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman peristiwa tersebut beredar luas di media sosial. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan satu pelaku telah lebih dahulu diamankan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jabar, Direskrimum, Kapolres Garut, dan jajaran Satuan Reserse Polres Garut yang sudah menangkap satu dari lima pelaku yang menganiaya penjaga lintasan pintu kereta api di Garut," kata Dedi Mulyadi melalui akun media sosialnya, Rabu (15/7/2026).

Dedi berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat dapat lebih menghormati petugas yang menjalankan tugas demi keselamatan bersama.

Namun, berdasarkan unggahan resmi Instagram Polres Garut, jumlah pelaku yang telah diamankan mencapai empat orang. Dalam video yang diunggah, para pelaku terlihat turun dari mobil dengan tangan diborgol sebelum dibawa ke ruang pemeriksaan.

Keempat pelaku masing-masing berinisial IS (44), AW (35), NK (59), warga Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, serta D.A.M. (31), warga Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Herman Saputra mengatakan para pelaku ditangkap saat berada di sejumlah lokasi berbeda di Garut dan Kota Bandung pada Selasa (14/7/2026) malam.

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif, mendalami peran masing-masing, serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum," kata Herman, dikutip dari Kompas.com.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita dua unit sepeda motor, pakaian, dan alas kaki yang diduga digunakan saat kejadian.

Peristiwa bermula ketika petugas PT KAI bernama Andika menutup pintu perlintasan untuk mengamankan perjalanan KA Serayu. Seorang pengendara sepeda motor diduga tetap menerobos perlintasan yang telah ditutup.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan petugas telah memberikan teguran kepada pengendara karena tindakannya membahayakan keselamatan. Namun, pengendara tersebut kemudian kembali bersama tiga orang lainnya dan diduga melakukan pengeroyokan terhadap petugas.

Akibat kejadian tersebut, petugas mengalami luka memar di wajah dan luka gores pada tangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.