Lalu Iqbal Pastikan Hak Dasar Korban Santri Terbakar Terpenuhi
Idham Khalid July 16, 2026 02:21 PM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memastikan hak-hak dasar dua santri korban kebakaran di Pondok Pesantren Rosyidatussolatiyah Al-Ibrahimi, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, tetap terpenuhi.

Iqbal mengatakan pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan kedua korban, baik dari sisi kesehatan maupun keberlanjutan pendidikan.

"Korban ini kami pastikan mendapatkan perawatan. Ini kan salah kita bersama sampai terjadi hal seperti ini, dan kita tidak tahu ada kejadian seperti ini," kata Iqbal.

Selain memastikan layanan kesehatan, Pemprov NTB juga akan berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB agar hak pendidikan para korban tetap terjamin.

"Akan melanjutkan ke SMP. Nanti kalau dia (korban) ingin melanjutkan sekolah, nanti kita akan komunikasi dengan Kanwil Kemenag. Yang jelas hak-hak dasar anak ini harus terpenuhi," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Kasus Santri Terbakar, Gubernur NTB Minta Publik Tak Cap Buruk Semua Pesantren

Iqbal juga mengingatkan seluruh pondok pesantren di NTB agar bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan pengasuhan santri, terutama di lingkungan pendidikan berasrama.

"Yang jelas pesan yang ingin kami sampaikan, ini adalah pelajaran bagi seluruh pesantren yang ada di NTB. Kalau kita sudah memutuskan untuk membuat sekolah berasrama, maka kita siap untuk bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi di sekolah itu," tegasnya.

Menurut Iqbal, setiap kejadian yang mengakibatkan korban harus segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Ia menilai upaya menutupi suatu peristiwa justru dapat merugikan korban dan melanggar hak anak untuk memperoleh perlindungan.

"Karena hal seperti ini sebagai bentuk tanggung jawab, harus ditangani dan dilaporkan segera, jangan justru disembunyikan informasinya, karena itu melanggar hak anak untuk mendapatkan perawatan, mendapatkan penanganan yang tepat," katanya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.