Menkop Ferry Komentari Isu Pengadaan Kipas Angin KDMP Rp1,8 T, Singgung Harga Rp11 Juta per Unit
Arie Setyaga Handika July 16, 2026 03:42 PM

Download aplikasi TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan informasi terkini dan menarik lainnya.

TRIBUNJATIM.COM - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dicecar oleh anggota Komisi VI DPR RI terkait beredarnya isu fantastis mengenai anggaran pengadaan kipas angin untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diduga mencapai Rp1,8 triliun untuk pembelian 1,8 juta unit.

Isu ini pertama kali dilemparkan oleh anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, saat menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Koperasi di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/7/2026).

Mufti mengungkapkan bahwa pihak legislatif sempat melakukan penelusuran secara mandiri ke sejumlah instansi pemerintah terkait isu anggaran jumbo tersebut. Namun, ia menyebut pihak-pihak yang dikonfirmasi cenderung tidak berani memberikan jawaban terbuka ke publik.

"Hari ini rakyat dihebohkan dengan isu pengadaan kipas angin 1,8 juta (unit) dengan nilainya Rp1,8 triliun. Kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan ini betul tidak pak?" cecar Mufti dalam persidangan.

Menurut Mufti, kalkulasi anggaran tersebut dinilai tidak masuk akal. Ia kemudian membandingkan dengan harga satuan kipas angin model berdiri (*standing fan*) di pasaran digital seperti Shopee dan Tokopedia yang rata-rata hanya berkisar di angka Rp300 ribuan per unit. Logikanya, jika pemerintah melakukan pengadaan massal berskala jutaan unit, harga yang didapatkan seharusnya jauh lebih murah.

Menanggapi hal tersebut, Menkop Ferry Juliantono sempat memberikan respons atas isu anggaran yang beredar dengan menyelipkan sindiran bahwa jika total nilai tersebut benar, maka harga satu unit kipas anginnya mungkin setara Rp11 juta.

Di akhir penyampaiannya, Mufti Anam mendesak Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan selaku pelaksana program KDMP untuk mengedepankan prinsip transparansi dengan menyediakan *dashboard* pemantauan digital agar setiap rupiah anggaran negara dapat diawasi langsung oleh masyarakat luas.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.