Ambisi Dava Yunna Adi Putra Tembus Tim Utama Persebaya Surabaya
Titis Jati Permata July 16, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Dava Yunna Adi Putra, penyerang muda Persebaya, mengaku menikmati kesempatan berlatih bersama skuad utama Persebaya.

Bagi pemain berusia 17 tahun itu, kehadirannya di tengah para pemain senior menjadi pengalaman berharga yang membuka banyak ruang pembelajaran untuk perkembangan kariernya ke depan.

Dava mengaku merasakan perbedaan yang cukup signifikan dibanding level yang selama ini ia jalani. 

Intensitas permainan, kecepatan pengambilan keputusan, hingga tuntutan fisik menjadi pelajaran baru yang terus ia serap setiap hari.

Baca juga: Misi Rachmat Irianto Satukan Skuad Persebaya Surabaya demi Target Juara

"Berlatih bersama tim senior di level tertinggi menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya," kata Dava kepada SURYA.co.id, Kamis (16/7/2026).

"Intensitas latihan di tim utama sangat tinggi dan agresif. Dari situ saya banyak belajar tentang tuntutan sepak bola profesional," tambahnya.

Genjot Fisik dan Taktik

Persebaya memang melakukan persiapan berbeda menyambut musim 2026/2027 dengan target juara.

Satu yang mencolok, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares langsung menggenjot fisik dan taktik sejak latihan perdana. 

Metode berbeda dari persiapan sebelumnya yang lebih dulu memaksimalkan fisik.

Pemain yang turut memperkuat Timnas Indonesia U-17 itu juga mengaku banyak memperhatikan pemain-pemain yang lebih berpengalaman selama sesi latihan.

Sosok Miguel Pereira

Salah satu sosok yang paling menarik perhatiannya adalah gelandang asal Portugal, Miguel Pereira. 

Salah satu pemain asing baru Persebaya musim 2026/2027.

Menurut Dava, Miguel memiliki kualitas yang dapat menjadi contoh bagi pemain muda, terutama dalam aspek teknik dan kecerdasan bermain.

"Menurut saya, dia (Miguel) memiliki kualitas yang sangat baik, terutama dalam penguasaan bola dan kemampuan menjaga bola saat mendapat tekanan," kata alumni kompetisi Liga Persebaya bersama Bintang Angkasa itu.

Suasana Berbeda di Skuad Persebaya

Kehadiran sejumlah pemain asing dan para pemain senior berpengalaman musim ini memberikan suasana yang berbeda dalam skuad Persebaya.

Persebaya melakukan perombakan menyambut musim 2026/2027, tercatat sudah mendatangkan 14 pemain baru. Tujuh pemain lokal, tujuh pemain lainnya pemain asing baru.

Dava melihat setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk belajar langsung dari pemain-pemain yang telah memiliki pengalaman panjang di level tertinggi, baik di Indonesia maupun kompetisi internasional.

Baginya, berada dalam satu lapangan bersama pemain-pemain berkualitas merupakan kesempatan yang tidak datang setiap saat.

Karena itu, ia berusaha memanfaatkan setiap momen untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin.

"Keberadaan pemain-pemain berpengalaman sangat penting bagi perkembangan pemain muda seperti saya. Banyak pengalaman yang bisa dipelajari, baik di dalam maupun di luar lapangan," ungkap Dava.

Dukungan Langsung dari Senior

Dava juga merasakan dukungan langsung dari para pemain senior, banyak pemain yang tidak ragu memberikan arahan maupun motivasi agar ia terus berkembang.

Masukan tersebut menjadi bekal penting bagi Dava untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

"Para pemain senior juga sering memberikan masukan kepada saya. Mereka selalu mengingatkan untuk terus bekerja keras, percaya diri, dan tidak malu menunjukkan kemampuan saat latihan," jelas Dava.

Kesiapan dan Kerja Keras

Pemain kelahiran 20 April 2009 itu bertekad untuk terus bekerja keras demi meraih kesempatan bersama tim utama.

Ia menyadari setiap peluang harus dijawab dengan kesiapan dan kerja keras.

"Jika kesempatan bermain itu datang, saya ingin menunjukkan kemampuan terbaik saya dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim," pungkas Dava.

Persebaya memang melakukan persiapan serius menatap musim 2026/2027 dengan target juara. Menjadi kado terindah sebelum Persebaya merayakan ulang tahun ke-100 pada 2027 mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.