Rangkaian Acara Festival Banjoemas Kota Lama 2026, Usung Konsep Baru
khoirul muzaki July 16, 2026 04:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kawasan Kota Lama Banyumas kembali akan menjadi pusat perayaan budaya selama tiga hari berturut-turut. 


Tahun ini, penyelenggara menghadirkan konsep berbeda dengan menggabungkan dua agenda budaya besar dalam satu rangkaian Festival Banjoemas Kota Lama 2026.


Festival yang digelar Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) bersama para penggiat seni tersebut akan berlangsung pada 17-19 Juli 2026. 


Dua agenda yang dipadukan ialah Banyumas Aesthetic Kota Lama dan Ruwat Sukerta, sehingga masyarakat tidak hanya disuguhi pertunjukan seni, tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung prosesi ritual adat Jawa yang sarat makna.


Ketua Panitia Pelaksana, Bagoes Satria, mengatakan konsep tersebut menjadi pembeda dibanding penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.


"Pada event tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dua event akan digabungkan menjadi satu rangkaian kegiatan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (16/7/2026).


Menurut Bagoes, Banyumas Aesthetic Kota Lama kini telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga. 


Sementara itu, Ruwat Sukerta telah dilaksanakan sejak 2022 melalui Festival Dalang dan Ruwat Sukerta yang memadukan pertunjukan wayang dengan ritual adat Jawa.


Ia menjelaskan, Ruwat Sukerta merupakan tradisi yang bertujuan membersihkan diri dari kesialan atau menolak bala. 


Dalam tradisi Jawa sendiri dikenal sedikitnya terdapat 13 jenis ruwatan yang masing-masing memiliki makna dan tujuan berbeda.


Rangkaian Festival Banjoemas Kota Lama 2026 akan dimulai pada Jumat (17/7/2026) malam dengan pertunjukan campursari di Tamansari, Kecamatan Banyumas, mulai pukul 20.00 WIB sebagai pembuka festival.


Kemudian pada Sabtu (18/7/2026), berbagai pertunjukan seni akan digelar mulai siang hingga malam hari. 


Acara diawali lomba fashion tradisi dan batik pukul 12.30 WIB, dilanjutkan panggung rakyat pukul 16.00 WIB, kemudian ditutup dengan pertunjukan ketoprak mulai pukul 19.30 WIB.


Puncak festival akan berlangsung pada Minggu (19/7/2026). 


Kegiatan diawali Kirab Tirta Suci dari Museum Wayang menuju Bale Adipati Mrapat yang menjadi lokasi utama prosesi Ruwat Sukerta.


Sebelum ritual dilaksanakan, panitia terlebih dahulu mengambil air dari tujuh sumber mata air yang kemudian dipadukan sebagai bagian dari prosesi penyucian.


Dalam prosesi tersebut, peserta akan mengenakan kain mori, menjalani pemotongan rambut sebagai simbol pembersihan diri, kemudian menyaksikan pertunjukan wayang ruwat.

Baca juga: Bentrok Debt Collector dan Ormas di Depan Mapolsek Pedurungan Semarang, Sejumlah Orang Terluka


Usai prosesi inti selesai, para peserta akan diarak menggunakan dokar yang diiringi berbagai kesenian tradisional seperti kenthongan, barongan, hingga barongsai.


"Setelah prosesi ruwatan selesai, peserta akan diarak menggunakan dokar, kemudian dilanjutkan prosesi larungan dan ditutup sendratari Banyumasan yang melibatkan sejumlah sanggar seni sehingga seluruh rangkaian memiliki alur cerita," kata Bagoes.


Sebanyak 15 kepala keluarga akan mengikuti prosesi Ruwat Sukerta tahun ini. 


Dari jumlah tersebut, tujuh kepala keluarga berasal dari Kecamatan Banyumas, sedangkan delapan peserta lainnya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.


Sementara itu, Sekretaris Umum DKKB, Jarot C Setyoko, mengatakan pihaknya terus mendorong penyelenggaraan kegiatan kesenian yang berakar pada tradisi dan budaya Jawa Banyumasan.


Menurutnya, perpaduan ritual adat, seni tari, seni kontemporer, pertunjukan rakyat, hingga sendratari dalam satu festival diharapkan tidak hanya memperkuat upaya pelestarian budaya lokal, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata kawasan bersejarah Kota Lama Banyumas.


Melalui Festival Banjoemas Kota Lama 2026, DKKB berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal sekaligus ikut menjaga tradisi Banyumasan agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. (jti) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.