Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Seekor sapi jantan berukuran besar yang diduga tidak bertuan dilaporkan telah berkeliaran di kawasan Taman Hijriah hingga Jalan Nasional Teuku Umar, pusat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, selama hampir dua bulan.
Keberadaan sapi tersebut dinilai meresahkan warga karena mengganggu kebersihan dan membahayakan pengguna jalan.
Pantauan Serambinews.com, di lokasi, Kamis (16/7/2026), sapi itu terlihat berkeliaran di sekitar Taman Hijriah dan kerap melintas di badan Jalan Teuku Umar.
Hewan tersebut bahkan sering berada di tikungan jalan yang ramai dilalui kendaraan, sehingga dikhawatirkan memicu kecelakaan lalu lintas.
Salah seorang pedagang di kawasan Taman Hijriah Meulaboh, Musparuddin, kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2026) mengatakan sapi tersebut mulai berkeliaran sejak usai Hari Raya Idul Adha dan hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya.
"Sudah hampir dua bulan sapi ini berada di sini. Sering berdiri di tikungan jalan, sehingga sangat membahayakan pengendara, terutama pada malam hari. Selain itu, kotorannya juga berserakan di taman dan badan jalan sehingga mengganggu kebersihan," kata Musparuddin.
Baca juga: PT Trans Continent Lakukan Penggemukan 150 Sapi di Gorontalo, Targetkan Kapasitas 1.000 Ekor
Menurutnya, kondisi tersebut sudah beberapa kali dikeluhkan masyarakat.
Selain mengganggu kenyamanan pengunjung taman, keberadaan sapi liar itu juga berpotensi menyebabkan kecelakaan karena kerap tiba-tiba menyeberang jalan.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera turun tangan untuk mengevakuasi sapi tersebut.
"Kalau memang ada pemiliknya, kami minta segera diambil. Kalau tidak ada yang mengaku memiliki, pemerintah harus segera menertibkannya agar tidak terus meresahkan masyarakat," ujarnya.
Warga juga meminta pemerintah tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut mengingat kawasan Taman Hijriah merupakan salah satu ruang publik dan berada di jalur nasional yang setiap hari dipadati kendaraan.
Masyarakat berharap penanganan segera dilakukan agar kebersihan kawasan taman tetap terjaga, arus lalu lintas lebih aman, serta tidak terjadi kecelakaan akibat sapi yang berkeliaran bebas di pusat Kota Meulaboh.(*)