Jadi Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi Ingin Bayar 'Utang' ke Masyarakat Papua
Astini Mega Sari July 16, 2026 05:29 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM - Andri Ramawi resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura untuk mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.

Ia menggantikan Rahmad Darmawan yang menukangi Persipura musim lalu.

Andri Ramawi menilai Rahmad Darmawan memiliki kinerja yang cukup baik dengan mengantar Persipura ke play-off Championship musim lalu meskipun gagal membawa tim Mutiara Hitam promosi ke Super League.

Baca juga: Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Kepala Persipura Jayapura

ANDRI RAMAWI - Andri Ramawi saat maish menjabat sebagai pelatih PSIS Semarang seusai latihan di Lapangan POJ City Semarang, Jumat (27/3/2026).
ANDRI RAMAWI - Andri Ramawi saat maish menjabat sebagai pelatih PSIS Semarang seusai latihan di Lapangan POJ City Semarang, Jumat (27/3/2026). (TribunJateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra)

"Saya kaget ya (saat mendapat tawaran dari Persipura-red) karena saya kira coach Rahmad Darmawan dan tim cukup baik membawa Persipura sampai ke play-off, meskipun tinggal satu langkah lagi dan gagal," ucapnya dalam video yang diunggah channel YouTube resmi milik klub, Persipura Papua 1963, Kamis (16/7/2026).

Pelatih berlisensi A-AFC itu mengatakan tawaran sebagai pelatih Persipura merupakan kebanggan tersendiri baginya.

Apalagi, menurutnya, banyak pelatih di luar sana yang ingin menukangi tim kebanggan Papua tersebut.

"Tawaran itu buat saya menjadi suatu kebanggaan karena pasti banyak pelatih yang ingin masuk ke Persipura. Menurut saya ini luar biasa," ujar Andri Ramawi.

Kesempatan untuk "Bayar Utang"

Andri Ramawi juga menganggap penunjukkannya menjadi pelatih Persipura sebagai kesempatan untuk membayar utang kepada masyarakat Papua.

Diketahui, Andri Ramawi pernah ditunjuk sebagai asisten pelatih Persipura pada periode 2021 hingga 2022.

Saat itu, Persipura yang ditukangi Alfredo Vera terdegradasi untuk kali pertama sejak kompetisi Liga Indonesia bergulir tahun 1994 silam.

Terdegradasinya Persipura menjadi momen menyedihkan bagi tim, suporter, dan seluruh masyarakat Papua.

Mengingat tim Mutiara Hitam memiliki sejarah panjang dengan empat gelar juara pada tahun 2005, 2009, 2011, dan 2013.

Baca juga: Owen Rahadiyan Mundur dari Kursi Manajer Persipura Jayapura, Fokus Tangani Cenderawasih Karsa

Sejak terdegradasi dari Liga 1 2021/2022, Persipura belum berhasil naik kasta hingga saat ini.

Andri Ramawi bertekad menjadikan kesempatan kali ini untuk membawa Persipura kembali ke kasta tertinggi.

"Ini kesempatan yang luar biasa buat saya karena saya pernah jadi bagian dari keluarga Persipura di tahun 2021 walaupun ceritanya tidak terlalu bagus," ucapnya.

"Saya kira saya punya utang yang besar untuk masyarakat Papua."

"Di tahun ini kesempatan itu datang lagi. Ada tawaran dari Persipura untuk saya bisa gabung, saya kira saya bisa bayar utang itu dengan prestasi. Kita akan bawa Persipura ke Liga 1, harapannya seperti itu."

Sosok dan Karier Kepelatihan Andri Ramawi

Andri Ramawi merupakan pelatih kelahiran Sumatera Utara yang mengantongi lisensi A-AFC.

Pelatih berusia 40 tahun itu pernah menjadi asisten pelatih di Persipura di bawah komando Alfredo Vera pada 2021 hingga 2022.

Sebelum ditunjuk menjadi pelatih kepala Persipura, Andri Ramawi pernah jadi pelatih PSIS Semarang pada 14 Februari 2026.

Baca juga: Tinggalkan Persipura, Artur Vieira Ungkap Rasa Cintanya untuk Mutiara Hitam dan Papua

Di PSIS Semarang, ia juga berkerja sama dengan Alfrredo Vera yang menjabat sebagai Direktur Teknik.

Selama menukangi PSIS Semarang ia mencatatkan 2 kemenangan, 3 seri, dan 1 kali kalah.

Andri Ramawi kemudian mengundurkan diri dari tim Mahesa Jenar pada pertengahan April 2026.

Ia juga pernah bergabung dengan tim pelatih Persis Solo pada periode 2022/2023.

Pada periode 2019/2020, Andri Ramawi ditunjuk sebagai asisten pelatih di Barito Putera hingga 2020/2021. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.