Naskah Singkat Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Arti Bulan Safar
ferri amiril July 16, 2026 06:35 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah. 

Namun, hingga kini masih ada sebagian masyarakat yang mengaitkan bulan ini dengan berbagai mitos, seperti anggapan bahwa Safar membawa kesialan atau menjadi waktu yang kurang baik untuk memulai suatu kegiatan. 
Dalam Islam, keyakinan semacam itu tidak memiliki landasan yang sahih. 

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memahami Bulan Safar berdasarkan Al-Qur'an dan sunah, bukan berdasarkan kepercayaan yang diwariskan tanpa dasar syariat.

Berikut ini terdapat salah satu naskah khutbah jumat yang relefan dengan topik diatas.

Khutbah I

إِنّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِن سَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ  وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن،    أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ، وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ، صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Mengisi Waktu dengan Syukur dan Tafakkur

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah ﷻ dengan sebenar-benarnya takwa. Dengan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, mudah-mudahan kita termasuk hamba yang beruntung.

Jamaah yang berbahagia,

Pada kesempatan ini khatib akan mengangkat tema “Menyikapi Tanggapan Safar Adalah Bulan Sial”.

Kita mengetahui bahwa di tengah masyarakat masih ada keyakinan bahwa bulan Safar adalah bulan sial, bulan bala, dan penuh musibah. Bahkan sebagian orang menghindari bepergian, menikah, atau melakukan kegiatan penting pada bulan Safar.

Padahal, Islam datang untuk meluruskan anggapan yang salah. Rasulullah ﷺ bersabda:

"لا عدوى ولا طيرة ولا هامة ولا صفر"

“Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena pertanda, tidak ada kesialan karena burung hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar.” (HR. Bukhari-Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa tidak ada bulan yang membawa kesialan. Semua bulan adalah ciptaan Allah. Yang membedakan hanya amal ibadah kita di dalamnya.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Kesialan atau keberkahan tidak datang dari bulan tertentu, melainkan dari ketentuan Allah dan amal manusia. Oleh karena itu, yang seharusnya kita lakukan di bulan Safar adalah:

1. Memperbanyak doa dan istighfar, agar Allah menjauhkan kita dari bala.

2. Meningkatkan sedekah, karena sedekah dapat menolak musibah.

3. Memperkuat tawakal, yakin bahwa semua takdir Allah adalah baik bagi hamba-Nya.

4. Menghindari keyakinan khurafat, karena syirik bisa merusak iman kita.

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Marilah kita luruskan pemahaman bahwa bulan Safar bukanlah bulan sial. Justru, bulan ini bisa menjadi penuh keberkahan apabila kita isi dengan amal kebaikan.

Oleh sebab itu, mari kita isi bulan Safar ini dengan ibadah, doa, dzikir, dan sedekah, sehingga Allah melindungi kita dari segala musibah.

الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات، وبفضله تكثر البركات، وبحفظه ورعايته تُدفع البليات. أشهد أن لا إله إلا الله، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Dosa Ringan Tapi Menahan Langka Kaki ke Surga

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ   أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ    اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هٰذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ   عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْن

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.