Dari Istana Kepresidenan Jakarta, Prabowo Subianto Resmikan Groundbreaking PSN Blok Masela Tanimbar
Mesya Marasabessy July 16, 2026 07:47 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

SAUMLAKI, TRIBUNAMBON.COM - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Groundbreaking (peletakan batu pertama) Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang terletak di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis, 16 Juli 2026.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyatakan groundbreaking LNG Masela resmi dimulai," ucap Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan Groundbreaking LNG Blok Masela secara online di Istana Kepresidenan Jakarta. 

Peresmian tersebut menandai dimulainya tahap baru proyek gas dengan investasi terbesar di Indonesia yang telah diperjuangkan kurang lebih hampir tiga dekade. 

Pasalnya, cadangan gas pertama kali ditemukan pada tahun 1990an.

Dibangun untuk memperkuat ketahanan energi nasional di sektor migas, dengan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Lapangan Abadi di Blok Masela sendiri merupakan lapangan gas Laut Dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia. 

Lokasinya berada sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafuru dengan kedalaman laut 400-800 meter. 

Baca juga: 3 Emas tuk Polda Maluku, Personel Polres SBT Termasuk Penyumbang Gelar di Kejurnas Kapolri Cup 2026

Baca juga: Mama-mama Lermatang Menari Tabar, Sambut Langkah Perdana Pembangunan Blok Masela 

Sisi Selatan Blok Masela beririsan dengan perbatasan wilayah laut Indonesia-Australia dengan letak Blok seluruhnya berada di wilayah Indonesia. 

Proyek ini dikembangkan oleh konsorsium yang dipimpin INPEX bersama PT. Pertamina Hulu Energi dan PETRONAS melalui skema produksi gas alam cair (LNG), gas pipa, serta penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS).

Dengan besaran kepentingan yang dimiliki yakni, INPEX Masela, Ltd 65,0 persen, Pertamina 20,0 persen, Petronas 15,0 persen. 

Jenis kontrak pembagian bagi hasil produksi hingga 15 November 2055. 

Setelah kegiatan Groundbreaking ini, Presiden Prabowo Subianto tegaskan agar proses pengerjaan dapat dipercepat dengan baik dan lancar. 

"Proyek ini tiga dekade kita tunggu. tiga dekade. alhamdulilah mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dengan waktu sesingkat-singkatnya," ucap Prabowo.

Ia juga berharap pihak investor dalam pengoperasian pengembangan LNG Blok Masela dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, agar mendapatkan keuntungan secara bersama. 

"Kita cari keuntungan bersama. kehormatan bagi tuan rumah kalau mitranya, kalau tamunya bahagia maka itu kehormatan bagi kita," tegas Prabowo.

Walaupun Presiden Prabowo Subianto tidak hadir secara langsung, sejumlah pejabat dari pemerintah pusat hingga daerah hadir langsung dalam acara Groundbreaking di Tanimbar, yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, KSP Dudung, Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Chief Operating Officer (COO) dan Executive Vice President (EVP) Mohammad Juknis Abdul Wahab, serta Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman dan Ahli Menteri ESDM bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerja Sama Mineral dan Batu Bara, Michael Wattimena. 

Sementara dari Pemerintah Daerah, hadir langsung Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto,  Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, dan Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, serta jajaran Forum Koordinasi daerah.  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.