SRIPOKU.COM - Inilah rangkuman materi BAB 2 IPA kelas 8 SMP Kurikulum Medeka Edisi Revisi, Sistem Pernapasan dan Ekskresi yang dikutip dari YouTube Portal Edukasi.
Rangkuman materi BAB 2 IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka Edisi Revisi membahas tentang struktur dan fungsi sistem pernapasan serta sistem ekskresi pada manusia.
Materi ini menjelaskan organ-organ yang berperan dalam proses bernapas, cara kerja pernapasan, bahaya rokok, hingga organ ekskresi yang membantu membuang sisa metabolisme agar tubuh tetap sehat.
Baca juga: Rangkuman Materi BAB 1 IPA Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Sistem Pencernaan dan Peredaran Darah
BAB 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan Ekskresi
Sistem Pernapasan
Tubuh kita membutuhkan oksigen untuk melakukan respirasi seluler. Respirasi seluler adalah suatu proses yang terjadi di dalam sel, saat glukosa dari makanan yang kita makan dipecah dengan bantuan oksigen sehingga menghasilkan energi. Selama proses respirasi seluler, karbondioksida dan air menjadi sisa hasil respirasi sel yang dibuang ketika kita menghembuskan napas.
Struktur dan Organ Pernapasan
Organ pernapasan manusia terdiri dari:
Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 8 SMP Halaman 6 Kurikulum Merdeka Revisi, Aktivitas 1.1 Ayo Cari Tahu
Kemudian lanjut ke faring, faring adalah nama lain dari tenggorokan, yang merupakan tempat jalannya udara dan makanan.
Mungkin kalian bertanya, loh kalau gitu makanan bisa salah masuk dong ke paru-paru kita?
Tenang saja, Ketika kita sedang menelan makanan, maka trakea akan tertutup oleh epiglotis, sehingga makanan tidak masuk ke dalam saluran napas.
Sel yang melapisi trakea memiliki silia, yaitu rambut-rambut halus yang memiliki gerakan seperti menyapu.
Jadi ketika ada makanan masuk ke dalam saluran pernapasan oleh silia ini akan didorong keluar, otomatis kita akan batuk dan makanan tadi akan keluar.
Lalu paru-paru adalah organ utama dari sistem pernapasan. Di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang menjadi bagian-bagian yang kecil. Dan di ujung cabang kecil tersebut, terdapat kantong-kantong kecil yang berbentuk seperti anggur.
Kantong-kantong kecil ini disebut alveoli (jamak alveolus). Alveoli diselimuti oleh pembuluh darah kapiler, dan disinilah tempat pertukaran gas antara oksigen dengan karbon dioksida.
Cara Manusia Bernapas
Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk yang ditempeli oleh otot-otot di sekitarnya.
Di bagian bawah paru-paru juga terdapat otot yang besar, kuat, dan berbentuk seperti kubah bernama diafragma.
Ketika kita menarik napas, otot yang ada di tulang rusuk kalian akan berkontraksi sehingga tulang rusuk akan naik ke atas, diafragma pun berkontraksi, yang semula melengkung menjadi mendatar.
Kontraksi ini menyebabkan rongga dada kalian mengembang, volume paru-paru pun membesar, tekanan udara di paru-paru mengecil, dan udara pun masuk.
Ketika kita menghembuskan napas, otot-otot yang ada di tulang rusuk kalian rileks atau dalam keadaan santai, diafragma pun dalam keadaan rileks, hal itu menyebabkan rongga dada kita menjadi lebih kecil, volume udara di paru-paru pun berkurang, sementara tekanan udara di paru-paru membesar, udara siap untuk dikeluarkan.
Rokok Bahaya Ga Sih?
Dalam satu kali hisapan rokok terdapat sekitar 4.000 zat kimia berbahaya, contohnya tar, karbon monoksida, dan nikotin.
Tar, adalah zat berwarna hitam dan sedikit lengket ketika rokok dibakar. Ketika seseorang menghirup asap rokok, tar akan menempel pada silia yang terdapat pada trakea, bronkus, dan jalur pernapasan. Tar membuat silia menggumpal, sehingga tidak dapat berfungsi untuk menyaring zat-zat yang berbahaya bagi paru-paru. Tar juga mengandung bahan yang mengakibatkan kanker.
Kemudian karbon monoksida, merupakan gas yang sangat berbahaya karena mampu mengikatkan diri ke hemoglobin dan mengambil sebagian tempat oksigen, lalu turut dalam proses peredaran darah. Tentu saja menyebabkan jumlah oksigen dalam darah berkurang dan berbahaya bagi tubuh, karena tubuh butuh oksigen.
Nikotin membuat jantung berdetak lebih kencang serta meningkatkan tekanan darah. Semakin banyak nikotin yang di konsumsi melalui rokok, akan menyebabkan kecanduan dan membuat orang sulit berhenti merokok.
Rokok bisa menyebabkan beberapa penyakit berikut ini:
Bronkitis adalah iritasi yang terjadi pada jalur napas atau bronkus dimana jika iritasi ini terus menerus terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menjadi bronkitis kronis yang menyebabkan kerusakan permanen pada jalur napas atau bronkus.
Arteriosklerosis adalah pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding arteri.
Emfisema adalah penyakit yang merusak bagian paru-paru yaitu alveolus, sehingga penderita penyakit ini tidak dapat mengambil oksigen maupun mengeluarkan karbondioksida secara maksimal, akibatnya penderita memiliki nafas yang pendek.
Sistem Ekskresi
Tubuh kita terus menerus mengolah segala sesuatu dalam tubuh setiap harinya. Tentunya akan banyak sisa-sisa metabolisme yang tersisa dalam tubuh. Sisa-sisa metabolisme tersebut mirip sampah yang menumpuk yang tentu saja harus dibuang ya. Proses untuk membuang sampah-sampah hasil metabolisme ini disebut ekskresi.
Sistem ekskresi manusia terdiri dari:
Ada dua sampah yang harus dikeluarkan dari tubuh kita yaitu urea dan sisa air.
Urea adalah zat kimia sisa hasil pemecahan protein.
Kemudian sisa air yang dikeluarkan adalah berupa urine yang mengandung urea dan sisa metabolisme lainnya.
Sekarang kita akan bahas satu per satu ya fungsi dari sistem ekskresi tersebut.
Ginjal manusia terdiri dari dua, di sebelah kiri dan kanan. Fungsi ginjal adalah penyaring darah dan mengatur banyaknya air dalam tubuh.
Urin dihasilkan oleh ginjal yang akan mengalir melalui ureter dan kemudian di simpan di dalam kandung kemih kemudian dibuang melalui uretra.
Paru-paru turut berperan dalam sistem ekskresi dengan cara melepaskan karbon dioksida dan air ketika kita bernapas.
Kelenjar keringat di kulit kita akan melepaskan keringat yang terdiri dari air dan sedikit urea.
Fungsi hati yaitu membuat urea yang berasal dari pemecahan protein serta memecah banyak sampah metabolisme menjadi bentuk yang bisa dibuang oleh tubuh.
Nah semua organ pada sistem ekskresi itu harus kita jaga ya, kalau tidak dijaga pasti akan mendapatkan gangguan-gangguan, seperti:
Infeksi saluran kemih disebabkan utamanya oleh bakteri Escherichia coli.
Nah kalau faktor-faktor yang menyebabkan gagal ginjal adalah hipertensi, diabetes, infeksi, ataupun faktor genetik.
Kemudian kalau batu ginjal disebabkan oleh kurangnya asupan cairan serta diet yang tidak sehat seperti makan makanan yang banyak mengandung garam dan oksalat.